Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Presiden Jokowi (tengah) Bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Kiri) Dan Sekjen OKI Iyad Amed Madani (kanan) Saat Penutupan KTT-LB OKI (Dream.co.id/Ratih Wulan)
Dream - Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT-LB OKI) kelima resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa momentum ini merupakan refleksi untuk Dunia Islam yang masih memiliki utang pada Palestina.
" Dengan ini, KTT Luar Biasa OKI ke-5 tentang Palestina dan Al Quds Al Sharif secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Allah SWT memberkati langkah mulia kita semua," ujar Jokowi di Jakarta Convension Hall, Jakarta, Senin, 7 Maret 2016.
Joko Widodo mengingatkan para negara-negara Islam untuk bersatu demi mewujudkan kemerdekan Palestina. Apalagi hingga saat ini, Palestina menjadi satu-satunya negara di Asia-Afrika yang belum merdeka.
" Kemerdekaan Palestina itu sudah sejak 1988 namun wilayahnya masih masuk dalam penjajahan Israel," tuturnya.
Lebih jauh Jokowi menyatakan akan terus mendorong peranan negara Islam dalam penguatan kapasitas Palestina. Ia menilai hingga saat ini negara-negara Islam masih memiliki tugas besar sampai Palestina berhasil dimerdekakan. Sehingga hal itu harus segera diwujudkan.
" Hari ini pemimpin dunia Islam sepakat untuk mengutuk tindakan Israel. Perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semuanya. Insya Allah, kita dapat menyaksikan kemerdekaan Palestina dalam hidup kita," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, aksi boikot ini diharapkan menjadi salah satu jalan untuk mendukung resolusi kemerdekaan Palestina. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Armanatha Nasir menjelaskan dampak boikot produk-produk Israel itu dapat dilihat dari jumlah pengguna produk itu.
" Indonesia memiliki pasar 250 juta, Pakistan memiliki pasar 150 juta, itu sudah berapa orang?" kata Armanatha.
Kebijakan boikot itu berlaku untuk seluruh anggota OKI. Meski tanpa ikatan sanksi, Armanatha mengingatkan kepada anggota OKI mengenai kesadaran moral atas keputusan politis boikot tersebut.
" Ini seperti pernyataan politis semua negara anggota OKI. Sanksinya moral," ucap dia.
(Laporan: Ratih Wulan, Maulana Kautsar)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah