Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
© Pexels.com/Pavel Danilyuk
DREAM.CO.ID - Ketika datang ke pusat kebugaran atau melihat orang berolahraga di luar ruangan, kita akan menemukan dua gaya berpakaian yang berbeda. Ada orang yang nyaman menggunakan kaus dan celana longgar, sementara lainnya memilih pakaian olahraga yang menempel erat pada tubuh. Lantas, mana yang sebenarnya lebih baik: pakaian longgar atau ketat?
Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua jenis olahraga. Pilihan pakaian sebaiknya disesuaikan dengan jenis aktivitas, intensitas olahraga, kondisi lingkungan, serta kenyamanan tubuh. Pakaian ketat memiliki keunggulan tertentu, tetapi pakaian longgar juga bisa menjadi pilihan yang lebih tepat dalam situasi tertentu.
Pakaian Ketat Membantu Mengurangi Gangguan Saat Bergerak
Pakaian olahraga yang pas dengan tubuh dapat memberikan keuntungan ketika seseorang melakukan aktivitas dengan banyak gerakan. Kain tidak mudah berkibar, tersangkut, atau bergeser sehingga gerakan menjadi lebih leluasa.
Hal ini terutama terasa pada olahraga seperti bersepeda, lari, senam, atau latihan tertentu di pusat kebugaran. Pada olahraga yang melibatkan gerakan cepat, pakaian yang terlalu longgar terkadang justru mengganggu.
Dalam bersepeda, misalnya, jersey yang pas dengan tubuh dapat membantu mengurangi hambatan udara. Celana khusus bersepeda juga dirancang mengikuti posisi tubuh dan biasanya memiliki bantalan untuk meningkatkan kenyamanan ketika duduk di atas sadel dalam waktu lama.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?