Penampakan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Ditutup Sementara

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 6 Maret 2020 11:11
Penampakan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Ditutup Sementara
Penutupan untuk menjaga Masjidil Haram dari wabah virus corona.

Dream - Otoritas Arab Saudi menutup sementara Masjidil Haram dari aktivitas umroh terhitung sejak Kamis, 5 Maret 2020. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi situs suci umat Islam itu dari paparan virus corona.

Menurut pernyataan pejabat Saudi, penutupan dilakukan satu jam usai sholat Isya hingga satu jam usai sholat Subuh setiap hari. Para jemaah juga dilarang membawa makanan ke dalam dua Masjid Suci tersebut.

Dikutip dari Arab News, selama ditutup, mataf atau area tawaf mengelilingi Kakbah sangat sepi. Jauh berbeda dari hari normal, di mana area ini selalu dipenuhi jemaah tawaf sepanjang hari.

Penutupan juga diberlakukan untuk area sa'i antara Bukit Safa dan Marwa sampai larangan umroh dicabut. Selain itu, fasilitas air Zamzam baik di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi dihentikan sementara.

Otoritas setempat menjelaskan penutupan dijalankan agar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dapat dibersihkan. Petugas kebersihan akan menyemprotkan disinfektan khususnya di area sekitar Kabah untuk mematikan bakteri dan virus.

Area Raudhah di dalam Masjid Nabawi juga ditutup dari jemaah sholat maupun umroh. Demikian pula dengan komplek pemakaman Baqi tidak dapat dikunjungi untuk sementara waktu.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh penduduk Mekah dan Madinah. Juga mereka yang terlihat mengenakan pakaian ihram, tidak dibolehkan masuk ke dalam Masjidil Haram, khususnya di area Mataf.

Saat ini, Masjidil Haram kembali dibuka mulai sholat Subuh. Tetapi, tidak ada jemaah yang sholat di area Mataf.

Mereka sholat di bagian atas dan luar Masjidil Haram. Menempati shaf-shaf yang telah disediakan.

1 dari 5 halaman

Melihat Langsung Mekah

Suasana Mekah saat ini, terutama di Masjidil Haram, bisa disaksikan lewat tayangan ini.

2 dari 5 halaman

Saudi Setop Sementara Aktivitas Umrah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Dream - Arab Saudi askhirnya memutuskan penghentian sementara aktivitas umrah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Seluruh jemaah yang melaksanakan ibadah umroh tidak dibolehkan masuk ke tempat suci Islam tersebut.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan keputusan tersebut pada Rabu waktu setempat dan berlaku sepanjang tahun. Larangan umroh tidak hanya ditujukan bagi jemaah dari luar negeri namun juga warga Saudi sendiri.

Keputusan ini ditetapkan menyusul diumumkannya kasus positif infeksi corona di Saudi oleh Kementerian Kesehatan pada Rabu sore waktu setempat, seperti dilaporkan kantor berita resmi Saudi Press Agency.

Disebutkan pasien tersebut baru datang dari Iran lewat kawasan Bahrain dan tidak melapor ke petugas di pelabuhan Saudi. Pasien tersebut masuk ke Saudi bersama dengan satu pasien yang sebelumnya sudah dinyatakan positif corona.

3 dari 5 halaman

Pelaksanaan Umroh Ditangguhkan

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan tujuan pelarangan ini untuk mencegah menyebarnya infeksi virus corona. Seluruh aktivitas umroh ditangguhkan hingga waktu yang ditentukan.

" Membatasi akses ke Dua Masjid Suci yang rutin dipenuhi kerumunan jemaah, membuat isu pengamanan menjadi sangat penting," ujar juru bicara tersebut, dikutip dari Arab News.

Sementara, Wakil Menteri Haji Saudi, Abdulfattah Mashat, mengatakan para jemaah baik warga Saudi maupun asing tetap bisa berkunjung ke Mekah dan Madinah. Tetapi, hanya untuk sholat dan bukan berumrah.

" Mekah tetap terbuka untuk pengunjung dari seluruh wilayah Kerajaan, keputusan penundaan hanya berlaku untuk aktivitas umroh," kata Abdulfattah.

Sebelumnya, Saudi memutuskan untuk menghentikan sementara penerimaan jemaah umroh dan pengunjung dari luar negeri. Juga menunda penerbitan visa kunjungan sehingga tidak ada orang yang bisa masuk ke wilayahnya.

Penutupan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk sementara waktu membawa dampak besar, terutama bagi perekonomian Saudi. Mengingat ibadah umroh memberikan kontribusi sangat besar bagi pemasukan Saudi yang sudah mantap meninggalkan minyak sebagai sumber pendapatan terbesar.

4 dari 5 halaman

Ma`ruf Amin Hormati Penangguhan Umroh oleh Saudi

Dream - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghormati keputusan Arab Saudi menghentikan sementara kedatangan jemaah umroh dari sejumlah negara. Sebab, kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang merebak di sejumlah negara.

" Saya kira seperti yang dikatakan oleh presiden ya, kita menghormatilah itu apa namanya kedaulatan daripada Arab Saudi, karena ini menangkal adanya virus Corona. Salah satunya dengan cara menutup akses dari luar, kita hormati keputusan itu," kata Ma'ruf, Jumat 28 Februari 2020.

Menurut Ma'ruf, Indonesia dan negara lain dapat merugi akibat kebijakan Arab Saudi. Tetapi, dia menghormati keputusan Arab Saudi. Indonesia tak bisa ikut campur.

" Tentu dampaknya terhadap pengusaha-pengusaha, kepada biro-biro perjalanan, bahkan ada negara yang surplus sekarang minus," ucap dia.

Pemerintah, kata dia, akan melakukan negosiasi dengan Arab Saudi mengenai penangguhan izin umroh.

" Tentu keputusan Saudi itu lebih bersifat menyeluruh ya. Apakah nanti, apakah ada kebijakan itu kita lihat saja. Apakah ada pengecualian kita belum memperoleh konfirmasi dari Saudi," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

5 dari 5 halaman

Saudi Setop Visa Umroh Akibat Corona, Kemenag Bakal Sidak Bandara

Dream - Arab Saudi menangguhkan sementara pemberian visa untuk jemaah umroh. Penangguhan ini untuk mengantisipasi sebaran virus corona, Covid-19.

Dalam keterangan tertulisnya, Staf Khusus Menteri Agama, Ubaidillah Amin, mengatakan Kementerian Agama, menghormati keputusan Arab Saudi mengantisipasi Covid-19.

" Meminta semua jemaah umroh Indonesia untuk bersabar sambil menunggu pemerintah Arab Saudi membuka kembali," ucap Ubadillah, Kamis, 27 Februari 2020.

Ubaidillah mengatakan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah meminta jajarannya untuk menggelar sidak ke bandara. Upaya ini untuk mengantisipasi banyaknya jemaah yang bisa terkena penangguhan.

Ubaidillah juga meminta para pengelola biro perjalanan umroh untuk pro aktif mengelola informasi kepada para jemaahnya.

" Pengajuan visa umroh dan visa lainnya ke Saudi mulai hari ini dihentikan," ucap dia.

Beri Komentar