JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Foto: Iltemponelvento.wordpress.com)
Dream - Cepat atau lambat, setiap orang pasti akan berjumpa dengan sakaratul maut. Hanya saja tak ada seorang manusia pun mengetahui kapan ajalnya akan tiba.
Bicara soal kematian, pernahkah melihat orang yang tengah sekarat? Pernahkah memperhatikan mengapa kebanyakan dari orang yang sedang sakaratul maut selalu melihat ke atas?
Bahkan terkadang kita mendapati orang yang meninggal dengan mata melotot.
Mengapa demikian? Adakah penjelasannya menurut pandangan Islam. Demi menjawab rasa penasaran, Ustaz Abdul Somad memiliki penjelasan tentang hal ini.
Diungkapkan Ustaz Abdul, kematian adalah berpisahnya ruh dari jasad. Ketika seseorang dicabut nyawanya oleh malaikat maut, maka ruhnya akan keluar lewat atas (kepala), sehingga ia kaget melihat keluarnya ruh tersebut. Sehingga matanya pun melotot.
Perkara ini pin telah dijelaskan dalam hadis. Nabi SAW bersabda:
" Apabila kamu menghadiri kematian seseorang kamu, maka pejamkanlah mata si mati, karena matanya mengikuti ruhnya." [Sunan Ibnu Majah : 144]
" Ruh keluar berawal dari ujung kaki. Minal asfal. Asfal artinya bawah. Mengalir dia ke atas, lalu dia pun keluar dari atas, maka mata pun melihat. Makanya orang yang meninggal itu matanya melotot. Apa yang dia lihat? Ruhnya keluar," terang alumni Universitas Al Azhar Mesir dan Universitas Darul Hadits Maroko ini.
Sakaratul maut ini sangat berat, apalagi bagi orang-orang yang zalim dan kufur kepada Allah.
Ulasan selengkapnya baca di sini. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
