Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Pengemudi mobil Lamborghini, Wiyang Lautner (24 tahun), yang kecelakaan di Surabaya pada Minggu lalu, belum ditahan polisi meski telah berstatus tersangka.
Menurut keterangan polisi, Wiyang masih menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan. Sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya lalu dipindah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Polisi Lily Djafar, mengatakan saat sempat dimintai keterangan awal, Wiyang mengaku pusing dan mual akibat mengalami benturan keras pada waktu terjadi kecelakaan.
"Saat ini dokter di Rumah Sakit Bhayangkara sedang melakukan observasi otak dan dada Lautner," kata Lily.
Karena masih menjalani perawatan, polisi hingga kini belum menahan tersangka. Penahanan akan dilakukan kalau dokter Rumah Sakit Bhayangkara telah memberikan izin kepada tersangka untuk pulang.
"Baru setelah itu akan kita tempatkan di tahanan Mapolrestabes Surabaya," imbuhnya.
Peristiwa kecelakaan maut itu menewaskan Kuswanto (51), seorang pembeli di warung STMJ. Adapun dua orang lainnya mengalami patah tulang. Istri Kuswanto, Sri Kanti (41) mengalami patah kaki kanan. Sedangkan penjual STMJ, Mujiyanto (44) juga terluka.
Pemeriksaan terakhir polisi diketahui Wiyang tidak membawa surat-surat resmi saat kejadian. Sedangkan dari hasil tes darah dan urine menunjukkan negatif dari narkoba maupun alkohol. Polisi menyebut telah melakukan tes dua kali.
© Dream
Dream - Wiyang Lautner (24), pengemudi Lamborghini Gallardo bernopol B 2258 WM terlihat menghubungi keluarganya melalui telepon seluler, sesaat usai mobilnya menerjang warung STMJ dan menghantam pohon, Minggu pagi 29 November 2015.
Dari video berdurasi 30 detik yang diupload akun Hendra Sonie di Facebook, terlihat Wiyang kesulitan keluar dari mobil mewahnya itu. Ia pun harus keluar melalui jendela karena pintu rusak berat dan tak bisa dibuka.
"Ma Wiyang tubrukan ma, di depannya Samsat," katanya sembari berusaha keluar dari jendela.
Warga histeris melihat para korban. "Ya Allah, tolong tolong panggil polisi, sakno mas (kasihan mas) Ya Allah," teriak seorang ibu di lokasi.
Sementara Wiyang yang meminta pertolongan, namun tidak dihiraukan. "Tolong Pak," kata Wiyang.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS