Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Mengenal Sosok Ulama Arab Saudi Sheikh Assim Al Hakeem Yang Viral, Ternyata Keturunan Indonesia (Twitter @assimalhakeem)
Dream - Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim Al Hakeem menjadi perbincangan publik setelah potongan videonya menghadiri acara Tabligh Akbar di Masjid Al Jihad Medan Baru viral di media sosial.
Saat itu jemaah yang hadir mengumandangkang takbir " Allahuakbar, Allahuakbar" ketika Sheikh Assim Al Hakeem hendak naik ke atas mimbar.
Seruan takbir itu dipandu oleh pembawa acara pengajian yang bertajuk 'Comeback Kembali Bersaudara' tersebut.
Pada awal pidatonya, Sheik Assim Al Hakeem langsung menyinggung perihal budaya jemaah yang mengucap takbir ketika dirinya datang ke sejumlah kota di Indonesia.
“ Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh. Tempat apa ini? Ini adalah masjid. Dan masjid adalah rumah Allah Azza Wa Jalla. Dan saya perhatikan di Indonesia, setiap kali saya datang di kota-kota ini mereka mengucapkan takbir dan para jamaah berteriak menjawab Allahuakbar,” kata Syeikh Assim Al Hakeem, dikutip dari tayangan Youtube Our life Moslem Channel.
Sheikh Assim Al Hakeem lalu menjelaskan bahwa berteriak takbir di masjid bukanlah sesuatu yang sunah.
Bahkan menurutnya seruan takbir di masjid tidak diperbolehkan karena tidak menghormati masjid.
Ia menyampaikan bahwa Rasululloh pernah berpesan kepada umatnya untuk tidak mengeraskan suara yang berlebihan di dalam masjid.
“ Ini (teriak takbir) bukanlah sunnah. Ini tidaklah dibolehkan, dan ini tidak menghormati masjid. Rasulullah pernah berpesan, ‘Jangan keraskan atau naikkan suaramu berlebihan di dalam masjid. Ini rumah Allah Azza Wa Jalla,” ujarnya.
Sheikh Assim Al Hakeem pun mengimbau para jemaah supaya memerhatikan etika ketika berada di dalam masjid.
Saya tahu ini adalah budaya kalian di sini. Tapi ada yang seharusnya kalian tahu untuk ikuti adabnya. Budaya atau Sunnah dari nabi,” ujarnya.
Pernyataan Skeikh Assim Al Hakeem perihal seruan takbir di dalam masjid itu sontak menyita perhatian publik. Banyak warganet yang penasaran dengan sosok ulama Arab Saudi tersebut.
Sheikh Assim Al Hakeem lahir di Arab Saudi pada 23 November 1962. Sang ulama terkenal sebagai salah seorang pendakwah Islam berbahasa Inggris di Arab Saudi.
Di Indonesia, Syekh Assim mendapat popularitas tinggi melalui jawaban-jawaban atas pertanyaan jemaah yang diunggah ulang lewat media sosial.
Dalam video YouTube ketika ceramah di Malaysia, Sheikh Assim mengungkap bahwa dia merupakan keturunan Indonesia karena kakeknya orang asli Medan yang berprofesi sebagai hakim.
Ayah Sheikh Assim dikirim ke Arab Saudi oleh kakeknya untuk belajar ilmu agama kemudian menjadi warga Negeri Petro Dolar itu. Alhasil Sheikh Assim lahir dan tumbuh di Arab Saudi.
Sejak 20 tahun terakhir, Sheikh Assim Al Hakeem merupakan imam masjid di Jeddah, Mekah. Di masjid itulah, Sheikh Assim selalu melakukan khotbah jumat dan ceramah.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan