Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mensos Risma Berikan Santunan Kepada Keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402 (Foto: Liputan6.com)
Dream - Menteri Sosisl Tri Rismaharini mengunjungi salah satu keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-403 di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 25 April 2021.
Mantan Wali Kota Surabaya itu, sempat memberikan mainan anak, telepon seluler serta berencana memberikan sembako kepada keluarga awak kapal selam KRI Nanggala-402.
Dilansir dari Liputan6.com, berdasarkan keterangan Kemensos, Senin 26 April 2021, Risma akan memberikan santunan secara simbolis kepada dua ahli waris keluarga KRI Nanggala 402. Sementara bagi 51 ahli waris lainnya, akan diserahkan pada Kamis, 29 April 2021.
Politikus PDIP ini menjelaskan, pemberian mainan ini sebagai bentuk untuk menguatkan psikologi bagi keluarga. Bahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan psikolog di setiap keluarga.
"Yang jelas, mulai kemarin staf saya dari beberapa balai sudah berangkat untuk mendampingi keluarga. Jadi, psikolog kami sudah menyebar ke beberapa tempat tinggal keluarga awak KRI Nanggala 402," kata Risma.
Sumber: liputan6.com
Dream - Kapal selam KRI Nanggala 402 hingga kini belum ditemukan, termasuk para awaknya. Pada hari ini, 25 April 2021, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kabar duka terkait kondisi seluruh anak buahnya yang menjaga laut Indonesia.
Panglima TNI memastikan seluruh awak yang berada dalam kapal selam tersebut meninggal dunia. Berdasarkan informasi, ada 53 orang yang berada di dalam KRI Nanggala 402.
" Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala 402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," tutur Hadi dalam konferensi pers di Badung, Bali, Minggu, 25 April 2021
Suara Hadi terdengar berat saat mengabarkan informasi tersebut. Dia menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga awak kapal selam KRI Nanggala 402.
" Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI saya nyatakan bahwa 53 personel yang on board KRI Nanggala 402 telah gugur," kata Hadi.
Laporan Nanda Perdana Putra/ Sumber: Liputan6.com
Dream - Tenggelamnya kapal selam Nanggala 402 membuat seluruh bangsa Indonesia berduka. Kapal selam tersebut hingga kini belum ditemukan rangka dan para awaknya, yang merupakan putra-putra terbaik Indonesia yang menjaga laut Tanah Air.
Sebuah video yang membuat haru, diunggah oleh Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti di Instagramnya. Dalam video tersebut, tampak para awak kapal KRI Nanggala 402 bernyanyi bersama.
Mereka menyanyikan lagu Endank Soekamti yang berjudul 'Sampai Jumpa'. Lirik 'Ku tak siap tanpa dirimu, Kuharap terbaik untukmu' dinyanyikan para pasukan penjaga laut ini dengan semangat.
Diiringi gitar oleh satu satu kru, mereka tampak menyanyikannya sepenuh hati. Erix mengunggah video tersebut dengan emoticon menangis. Respons haru dan sedih pun bermunculan di kolom komentar Instagramnya.
Seperti akun @bagusdwimulya yang menulis " Tunai sudah janji bakti, semoga Allah SWT menempatkan mereka di tempat yang sangat indah, Aamiinn'. Lalu akun @cakra_vikrajati menulis 'Sedih banget ya Allah, doa terbaik untuk Nanggala'. Berikut videonya.
View this post on Instagram
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti