Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut, Jawa Barat, berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Bangunan milik beberapa sekolah mengalami rusak parah.
Meski begitu, aktivitas pendidikan tetap berjalan. Proses belajar-mengajar terpaksa dijalankan di tempat yang memungkinkan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, mengatakan, tempat darurat untuk belajar para siswa yang terdampak banjir segera dibangun. Sehingga kegiatan belajar-mengajar di sekolah terdampak dapat tetap berjalan.
" Perlu diadakan tempat darurat untuk sekolah," ujar Willem melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis, 22 September 2016.
Menurut Willem, pendidikan merupakan prioritas. Untuk itu, perlu penanganan khusus. Selain, pendirian sekolah darurat, BNPB juga mengirimkan bantuan seragam sekolah kepada anak-anak yang terdampak banjir bandang.
Banjir bandang di Kabupaten Garut pada Senin, 20 September 2016 merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah. Data Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, 11 bangunan SD, SMP, dan SMA rusak parah. Nilai kerugian dari kerusakan tersebut diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.
Hingga saat ini, Tim Posko Tanggap Darurat terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang masih hilang. Selain itu, tim juga masih terus mengupayakan pelayanan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Berikut data 11 sekolah yang mengalami kerusakan:
1. SD IT Muhammadiyah Tarogong Kidul
2. SDN Sukaratu 1 Banyuresmi
3. SMP Negeri 2 Banyuresmi
4. SMP Negeri 3 Tarogong Kidul
5. SMP Negeri 5 Tarogong Kidul
6. SMP Negeri 2 Samarang
7. SMP Negeri 3 Cisurupan
8. SMP Qurota Ayun Samarang
9. SMP PGRI Garut
10. SMP Negeri 1 Pasirwangi
11. SMA PGRI Garut
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya