Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Murid SMP Bergandengan Tangan. (Foto: Wajibbaca.com)
Dream - Pergaulan remaja saat ini sudah semakin mengkhawatirkan. Kasus gadis remaja hamil sebelum menikah sudah berulang kali terjadi.
Para gadis remaja setingkat Sekolah Menengah Pertama ini seolah tidak pernah belajar dari kasus-kasus hamil di luar nikah.
Lebih miris lagi, gadis remaja sebagai pelaku utama terkadang malah menyepelekan pentingnya menjaga kesucian dirinya.
Gambaran itulah yang coba diungkapkan oleh seorang dokter kandungan yang diunggah akun Instagram @lambe_turah berikut ini.
Dokter Rizal Fitni, SPOG, menceritakan pengalamannya menangani pasien seorang gadis ABG. Gadis tersebut datang dengan diantar oleh dua temannya.
" Masuklah 3 orang wanita. Mereka bertiga masih memakai baju sekolah SMP. Sebut saja namanya A, B, dan C," kata dokter Rizal mengawali ceritanya.
Setelah mempersilakan ketiga gadis ABG itu duduk, dokter Rizal menanyakan permasalahan yang dihadapi oleh mereka.
Saat ditanya masalahnya, ketiga gadis muda itu malah sibuk saling menunjuk siapa yang mau menjawab pertanyaan dokter Rizal.
Karena ketiganya masih pada enggan memberikan jawaban, dokter Rizal pun merasa sedikit kesal.
Dia mempersilakan ketiganya untuk keluar karena masih banyak pasien lain yang menunggu di luar.
Akhirnya, salah seorang dari mereka yakni B mengatakan bahwa yang mau periksa adalah si A.
" Iya dok, saya mau cek kandungan," timpal A singkat.
" Masih kecil kok cek kandungan, ada apa?" tanya dokter Rizal.
A menjelaskan bahwa dia mau cek kandungan hanya untuk memastikan apakah rahimnya sudah bersih atau belum.
Dokter Rizal pun merasa aneh dengan pernyataan A. Dokter Rizal pun mendesak apakah A hamil.
Dengan santai A mengatakan bahwa dia tidak hamil karena masih mendapat menstruasi.
Karena jawabannya tidak jelas, dokter Rizal memutuskan untuk memeriksa gadis tersebut agar tidak lama-lama di ruangan.
Setelah memeriksa A, dokter Rizal terkejut karena gadis ABG itu tengah hamil tiga bulan.
" Mbak, kamu pernah hubungan?" tanya dokter Rizal.
A menjawab dia tidak mungkin melakukan hubungan intim karena dirinya masih siswa SMP.
" Iya tau, tapi kamu hamil lho ini dah 3 bulan," kata dokter Rizal.
Tiba-tiba dua temannya B dan C tertawa cekikikan di belakang sambil bicara dalam Bahasa Jawa, " Tu kan meteng (hamil) temenan (betulan)."
A tetap saja membantah dia pernah berhubungan intim. Dia juga tidak mungkin hamil karena sudah minum penggugur kandungan.
" Gak mungkin dok, saya lho sdh minum penggugur kandungan, dan ini sdh keluar darah," kata A.
Dokter Rizal kemudian bertanya dari mana A mendapat obat penggugur kandungan.
Dengan tanpa merasa malu, A mengaku mendapatkan obat penggugur kandungan dari C.
Mendengar itu, dokter Rizal sangat terkejut. Apalagi ketika A memberi penjelasan tentang obat tersebut.
" Kok tau obat penggugur kandungan?" tanya dokter Rizal.
" Si C pernah hamil juga dok, pake obat trus keluar. Trus saya gmn ini dok, saya masih smp," kata A.
" Yaudah bilang ke orang tuamu, kalau kamu hamil, nikah saja," saran dokter Rizal.
Namun A mengaku dia tidak mungkin menikah dengan pacarnya. Dokter Rizal pun merasa aneh dan menanyakan alasannya ke A.
" Saya hamilnya ma pacarnya si C dok," jawab A dengan polosnya.
Mendengar penjelasan A seperti itu, dokter Rizal mengaku hampir saja pingsan.
Dia tidak bisa membayangkan anak SMP masih pakai baju sekolah sudah paham bagaimana caranya menggugurkan kandungan.
" Parahnya lagi mereka sahabatan tapi berhubungan intim dengan pacar temannya. Dan temannya ini tahu, memberitahu obat penggugur kandungan," ujar dokter Rizal.
Yang membuat dokter Rizal merasa tambah miris, ketiga gadis itu tidak menunjukkan muka sedih dan bersalah. Mereka bahkan masih bisa tertawa cekikikan
" Semoga kita bisa menjaga anak2 kita dengan baik, ajari mereka mengenai seks yang benar, jangan anggap tabu daripada mereka belajar dari yang nggak bener," pungkas dokter Rizal.
Sumber: Instagram
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya