6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(Foto: Stomp.straitstimes.com)
Dream - Beberapa hari ini, warga Bukit Batok, Singapura dihebohkan dengan sebuah foto yang memperlihatkan sosok putih berambut panjang duduk di atas pohon pada malam hari.
Foto tersebut dibagikan oleh laman grup Facebook Pencari Entiti Crew - P.E.C dan Wujud (Paranormal Team).
Dalam unggahan di halaman Facebook P.E.C, dikatakan bahwa foto tersebut diambil di Bukit Batok. Namun informasi itu pun tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya.
Setelah warganet melihat foto tersebut, pendapat mereka terbagi. Beberapa menduga makhluk itu adalah kuntilanak. Yang lainnya tidak percaya dan menyatakan foto itu palsu.
Jadi, tim dari Stomp Singapore memutuskan untuk melakukan penelitian terhadap foto tersebut.
© Dream
Tim Stomp meningkatkan kontras dan kecerahan foto, serta memperbesar sosok putih tersebut.
Meski foto itu nampak tidak diubah secara digital, tapi bagian yang tampak seperti rambut sosok tersebut sebenarnya adalah daun pada pohon.
Sementara bagian putih tersebut sebenarnya hanya sepotong kain yang digantung di pohon.
Warganet bernama Zat juga telah mengklarifikasi bahwa kuntilanak di Bukit Batok hanyalah selembar kain di pohon.
Dia mengambil foto pohon itu di siang bolong, memperlihatkan kain besar yang menggantung di dahan.
Dengan demikian, warga Bukit Batok tidak perlu takut dan bisa tidur nyenyak di malam hari.
(Sumber: stomp.straitstimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
