Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Buaya Bernama MJ (kiri) Dan Plat Penyambung Tulang (tengah) Yang Ditemukan Di Perutnya Oleh John Lever (kanan). (Foto: Koorana Crocodile Farm)
Dream - John Lever, pemilik peternakan buaya Koorana Crocodile Farm di Queensland, Australia, merasa terkejut sekali saat memeriksa bangkai MJ, reptil peliharaannya.
MJ adalah nama salah satu buaya peliharaan John di peternakan dekat Rockhampton. Buaya berbobot 700 kilogram itu tiba-tiba sakit dan tidak mau makan hingga akhirnya mati.
Sebelum mati, buaya raksasa sepanjang 4,7 meter itu pernah berkelahi dengan buaya lainnya, bernama Big Joe, pada musim panas tahun 2018.
Sejak itu, MJ seperti tidak punya gairah untuk hidup. Termasuk tidak memiliki nafsu makan yang besar seperti sebelumnya.
John mengatakan, setiap ada buaya mati di peternakannya, maka dia akan melakukan pembedahan untuk memeriksa isi perutnya.
Peternak buaya ini mengaku sering menemukan banyak benda-benda asing di dalam perut buaya peliharaannya.
Beberapa benda tersebut di antaranya batu, tas, pecahan botol, mata pancing hingga plastik. Namun untuk kasus MJ ini, John merasa sedikit ngeri saat melihat isi perutnya.
" Kami biasa menemukan banyak benda di dalam perut buaya. Tapi benda yang saya temukan di dalam perut MJ sangat aneh dan tidak pernah saya temukan sebelumnya," kata John.
John mengaku menemukan sebuah pelat untuk menyambung tulang patah lengkap dengan enam sekrup anti-karatnya di dalam perut MJ.
John menduga MJ mungkin pernah memangsa seorang manusia karena ada plat beserta sekrup di dalam perutnya.
" Apa pun yang terjadi pada pemilik plat itu, tulang-tulangnya pasti sudah dilumat oleh MJ hingga hanya tersisa alat untuk menyambung tulangnya yang patah itu," kata John.
John kemudian menghubungi seseorang di Inggris untuk melacak pembuat plat penyambung tulang patah untuk menemukan identitas pemiliknya.
" Kami berusaha melacaknya untuk mengetahui apakah alat itu dipakai seseorang yang bekerja di bidang kedokteran hewan atau industri medis," kata John.
Jika sudah mendapatkan informasinya, John akan menyerahkannya beserta plat penyambung tulang yang ditemukannya kepada polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
" Namun saya masih ragu mereka bisa mendapat informasi yang benar karena alat itu sudah lama berada di dalam perut MJ, mungkin sekitar enam tahun atau bisa jadi 20 tahun sebelumnya," jelas John.
Mengenai masih utuhnya plat penyambung tulang dan sekrupnya, John mengaku takjub dengan bahan untuk membuatnya.
" Terendam dalam waktu lama di dalam perut buaya yang sangat asam, saya terkejut benda itu masih dalam kondisi baik. Itu benar-benar stainless steel yang bagus," tambahnya.
John meminta bantuan netizen di Facebook agar bisa mengungkap pemilik plat penyambung tulang patah itu.
" Temuan saya telah menarik banyak perhatian sejak saya unggah di Facebook. Saya berharap siapa pun yang melihatnya bisa memberitahu tentang misteri pelat penyambung tulang patah itu," pungkas John.
Sumber: ABC News Australia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya