7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Majelis Ulama Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada pengajuan permohonan uji kehalalan vaksin Covid-19, baik vaksin dari China maupun Uni Emirat Arab.
" Ya, saya belum diberitahu oleh sekretariat," ujar Sekjen sekaligus Penanggung Jawab Dewan Halal Nasional MUI, Anwar Abbas, dikutip dari Liputan6.com.
Hal sama diungkapkan Wakil Sekretaris DHN MUI, Nadjamuddin Ramly. Dia mengungkapkan belum ada surat pengajuan pemeriksaan kehalalan vaksin buatan Sinovac China serta G42 UEA, baik dari PT Biofarma maupun Menteri BUMN Erick Thohir.
" DHN MUI telah lama menunggu dan menanti kapan PT Biofarma dapat mengantarkan senyawa vaksin tersebut," kata Nadjamuddin.
Dia mengingatkan uji kehalalan untuk vaksin Covid-19 sangat penting, mengingat penggunanya nanti mayoritas adalah umat Islam. Dalam ajaran Islam, segala hal yang masuk ke dalam tubuh baik makanan, minuman, maupun obat-obatan harus dipastikan kehalalannya.
Sebelumnya, Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memastikan kehalalan vaksin Covid-19 yang kini tengah diujikliniskan di Bandung. Dia menyebut MUI sudah menyaksikan langsung proses uji klinis pada Agustus lalu.
Sumber: Liputan6.com/ Nila Chrisna Yulika
Dream - Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir memastikan vaksin Covid-19 yang akan diproduksi untuk masyarakat Indonesia akan tersertifikasi halal. Upaya tersebut dilakukan dengan mengirim pihak terkait untuk memastikan kehalalannya.
Diketahui pemeirntah telah mengirimkan tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk bekerja sama dengan perusahaan farmasi G42. Tim juga mengecek kehalalan dari vaksin yang diproduksi.
Selanjutnya BPOM dan tim dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan bertolak ke China pada Oktober 2020 mendatang.
" Kita juga pastikan vaksin ini halal dan sesuai standar kita," ujar Erick yang juga menjabat Menteri BUMN, dalam webinar, Selasa, 15 September 2020.
Menurut Erick, pihak dari MUI juga sempat hadir saat uji klinis ke-3 terhadap vaksin asal Sinovac di Bandung beberapa waktu lalu.
" Kemarin saya datang kepada Pak Wakil Presiden (KH Ma'aruf Amin), bahwa proses ini kita dukung dan kita jaga kehalalan vaksin," tambahnya.
Dalam laporannya kepada Wapres KH Ma’ruf Amin, Erick mengatakan Indonesia akan mendapat 30 juta dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2020 dan 300 juta dosis di tahun berikutnya. Vaksin tersebut merupakan hasil kerja sama beberapa BUMN farmasi dengan lembaga dan instansi farmasi mancanegara. Salah satunya adalah kerja sama PT Bio Farma (Persero) dengan Sinovac Biotech dari Cina.
Sinovac telah menyampaikan komitmennya menyediakan 20 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini jika proses uji klinis tahap 3 berjalan lancar. Selanjutnya, akan diproduksi hingga 250 juta dosis untuk Indonesia di tahun 2021.
Sementara dengan G42, PT Kimia Farma Tbk akan mendatangkan 10 juta dosis vaksin pada akhir 2020. Jumlah itu akan bertambah sebanyak 50 juta dosis dan kemungkinan diterima Indonesia pada akhir kuartal I-2021.
" InsyaAllah, akhir tahun ini ada 30 juta (vaksin) dan tahun depan ada 300 juta. Tetapi sebagai catatan, dari total kita dapatkan 330 juta mungkin 340 juta," tutur Erick.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?