Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi KRL
Dream - Tarif KRL Jabodetabek akan mengalami kenaikan pada bulan November 2015 ini. Tarif KRL yang sebelumnya dibanderol Rp 2000 untuk 25 kilometer (km) pertama akan naik menjadi Rp 3000.
Humas PT KAI Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chaerunissa mengatakan kenaikan itu tak bisa dihindari karena alokasi anggaran subsidi untuk KRL akan habis pada November 2015 nanti.
Namun Eva tidak bisa menjelaskan mengapa subsidi dari pemerintah hanya dialokasikan sampai bulan November.
"Itu kewenangan Kementerian Perhubungan. Untuk kenaikan, sebetulnya bukan mengalami kenaikan, melainkan hanya penyesuaian tarif. Sebab, tarif dasarnya masih sama yaitu Rp 5.000," jelasnya kepada Dream via sambungan telepon, Jumat, 16 Oktober 2015.
Dengan tarif baru ini, biaya per kilometer KRL untuk jarak setelah 25 km yang sebelumnya dikenakan Rp 1000 juga ikut mengalami kenaikan. "Nantinya akan dikenakan tarif Rp 1500," jelasnya.
Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengumumkan kenaikan tarif KRL per 18 November 2015. Selama ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran subsidi moda transportasi antar kota dalam DIPA PSO 2015 sebesar Rp 1,5 triliun.
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains


LEPAS Warnai Jakarta Fashion Week 2027, Kenalkan Leopard Aesthetics lewat Otomotif dan Fashion

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?