Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Een Sukaesih (Sumber: Liputan6)
Dream - Di Hari Guru Nasional ini, perjuangan seorang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa itu seperti tak pernah habis. Pengorbanan seorang guru untuk mendidik serta menciptakan bibit-bibit penerus bangsa tidaklah mudah. Suka, duka, marah, senang, kecewa menjadi santapan saat menghadapi murid-murid tercinta.
Kisah mengharukan datang dari Sumedang, Jawa Barat. Wanita 52 tahun ini berjuang untuk mengajar sejumlah murid yang datang ke rumahnya. Dalam keterbatasan, Een Sukaesih terus bersemangat berbagi ilmu dengan murid-muridnya.

Een memang hanya bisa mengajar sambil berbaring karena ia mengalami kelumpuhan sejak 26 tahun silam. Tak banyak yang bisa dilakukan Een, namun semua itu sungguh berarti bagi anak-anak di lingkungan sekitarnya, Dusun Batukarut, Desa Cibereum Wetan, Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat.

Wanita kelahiran 10 Agustus 1963 ini mengidap penyakit Rheumatoid Arthritis (RA). Penyakit autoimun kronis, progresif dan melumpuhkan. Beberapa penelitian menunjukkan penderita penyakit ini kebanyakan kaum wanita.
Keinginan Een untuk dapat mengajar begitu besar. " Anak-anak ini obat buat saya. Sebenarnya, apa yang saya lakukan semata-mata demi Ridho Allah SWT dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Di satu sisi, saya merepotkan orang lain. Tapi, di sisi lain, saya ingin bermanfaat buat orang lain" , Ungkap Alumni IKIP Bandung ini.
Pensaran dengan kisah guru luar biasa ini? Yuk simak kisah selengkapnya Baca di sini (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya