Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Setelah ramai di Sabtu pagi, acara wisuda akbar menghafal kelima yang bertema Duta Quran Goes to Gelora Bung Karno (GBK) semakin meriah di malam hari. Kemeriahan acara yang diselenggarakan Program Pembibitan Penghafal Alquran (PPPA) Daarul Quran pimpinan Ustadz Yusuf Mansyur ini melibatkan hampir ratusan santri dari berbagai pelosok negeri.
" Parade sendiri berasal dari Rumah Tahfidz dari 26 propinsi di Indonesia, sekitar 5000an santri yang ikut parade, sedangkan untuk yang ujian tahfidz ada 30 ribu orang dan acara wsuda akbar 5 ini dihadiri 60 ribu jamaah," kata Direktur Eksekutif Daarul Quran, Tarmizi, kemarin.
Acara diawali dengan parade marching band dari santri Pesantren Tahfidz Daarul Quran, kemudian dilanjutkan dengan penampilan mobil keliling stadion lengkap dengan hiasan globe dunia di atasnya.
" Acara sendiri kan hampir mau maghrib jadi selalu kami jeda, setelah parade kemudian ada adzan langsung. Muazin sendiri dari pondok pesantren. Jadi yang datang sholat maghrib dan isya dulu kemudian dilanjut lagi acaranya," kata Tarmizi.
Sebelum acara inti wisuda akbar digelar, Ustad Yusuf Manyur tak lupa menyapa ribuan orang yang telah memadati GBK sejak pagi. Dengan mengenakan kemeja koko bewarna biru dan peci hitam, Yusuf Mansyur berkeliling stadion menggunakan mobil khusus.
" Alhamdulillah yang datang banyak, antusias masyarakat begitu tinggi. Semoga acara ini memabawa berkah dan manfaat untuk semuanya yang datang jauh-jauh dari segala propinsi," kata Ustad Yusuf Mansyur.
Acara inti pun dimulai sekitar pukul sembilan malam, dengan ucapan syukur dan rasa bangga para penghafal alquran pun telah resmi diwisuda. Takbir pun bergemuruh di dalam stadion terbesar ini, Ustad Yusuf Mansyur mengaku merasa bangga dengan ribuan penghafal Alquran.
" Subhanallah, saya ikut bangga mendengar mereka menghafal Al Quran semoga bisa semakin dihayati dan diamalkan. Jangan lupa juga diseimbangkan dengan ibadah yang lainnya," ujar Ustad Yusuf Mansyur.
Para ulama besar dan syaikh dari berbagai dunia yang duduk di bangku tamu VIP ikut bangga melihat hal ini. Mereka bertakbir dan mengaku takjub dengan para penghafal alquran.
" Subhanallah, Allahu Akbar saya takjub dengan para penghafal Al quran di Indonesia mencapai ribuan. Semoga semua mendapatkan berkah dari Allah," kata Ulama besar dari Saudi Arabia, Syaikh Adil Al Kalbani.
Menurut pria yang pernah menjadi imam di Masjidil Haram saat tarawih ini, acara yang digelar seharian penuh dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai penjuru ini, bisa bermanfaat dan menjadi semangat untuk ke depannya.
" Semoga ini jadi semangat untuk ke depannya, untuk jumlah penghafal Al quran bismillah akan terus bertambah. Tidak hanya dihapal tetapi juga harus diamalkan di kehidupan sehari-hari," harap Syaikh Adil Al Kabani. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?