Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Irjen Nico Afinta (Bola.com/Iwan Setiawan)
Dream - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mencopot jabatan Irjen Nico Afinta dari Kapolda Jawa Timur dan dimutasikan ke posisi Sahlisosbud Kapolri.
Posisi Kapolda Jawa Timur digantikan oleh Irjen Teddy Minahasa yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat dan pernah menjadi ajudan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pencopotan Nico diduga kuat sebagai imbas dari tragedi maut di Stadion Kanjuruhan saat laga Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 yang menelan korban meninggal hingga 131 orang.
Pertandingan ini menghasilkan skor 2-3 atas kekalahan Arema FC yang memicu kericuhan ketika Aremania turun ke lapangan. Kemudian polisi menembakkan gas air mata ke arah penonton dan menyebabkan kepanikan hingga banyak yang meregang nyawa.
Pernyataan Nico terkait tragedi Kanjuruhan saat masih menjabat Kapolda Jawa Timur sempat menjadi sorotan publik.
Perihal gas air mata yang sebenarnya dalam aturan FIFA, tidak diperbolehkan untuk membubarkan suporter.
Dalam aturan FIFA, tercantum FIFA stadium safety and security regulation. Di pasal 19, poin b, disebutkan tidak diperbolehkan menggunakan senjata api atau gas pengendali masa.
Nico mengungkapkan, penggunaan gas air mata sudah sesuai prosedur. Menurutnya gas air mata ditembakkan karena massa mulai bersikap anarkistis.
" Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," kata Nico dalam keterangan resminya di Malang, Minggu, 2 Oktober 2022.
Pernyataan Nico disambut aksi protes dari warganet. Bahkan sempat menjadi trending topic di Twitter pada Minggu, 2 Oktober 2022.
Pernyataan Nico yang lain yang menjadi kontroversial adalah terkait pernyataannya yang dianggap menyudutkan suporter Arema.
Nico mengungkapkan, bahwa selama pertandingan yang terhitung itu 2x45 menit itu berjalan lancar. Namun setelah pertandingan, suporter yang tak puas dengan hasil kemenangan Persebaya turun dari tribun lalu merangsek masuk ke dalam lapangan.
“ Masalah terjadi usai pertandingan. Mereka kecewa kalah di kandang sendiri, sebelumnya selama 23 tahun tak pernah kalah," ujar dia.
Nico menjumlah, tidak semua dari total 42 ribu penonton yang memenuhi Stadion Kanjuruhan berbuat anarkistis. Diperkirakan ada sekitar 3 ribu penonton yang merangsek masuk lapangan.
" Seandainya suporter mematuhi aturan, peristiwa ini tidak akan terjadi. Semoga tidak terjadi lagi peristiwa semacam ini," ujar dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya