Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aya Sofia (Shutterstock.com)
Dream - Tahun-tahun sebelum pandemi, banyak di antara kita yang memanfaatkan libur saat Ramadan maupun Idul Fitri untuk melancong ke mancanegara, termasuk negara-negara yang memiliki banyak penduduk Muslim.
Di negeri asing itu, kita bisa menyaksikan berbagai tradisi Ramadan masyarakat Muslim setempat. Sehingga kita bisa meresapi makna Ramadan yang mempersatukan umat Islam di seluruh dunia.
Mengisi Ramadan dengan traveling tentu mengasyikkan. Menjelajah negeri-negeri Muslim dan merasakan kebiasaan Ramadan yang berbeda memberikan nuansa yang tak akan pernah terlupa.
Bila Ramadan kali ini kita belum bisa mengunjungi tempat-tempat berikut ini karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, setidaknya kita punya referensi untuk dikunjungi pada tahun-tahun berikutnya, setelah penularan virus corona mereda.
Berikut ini lima destinasi yang bisa menjadi ramai dikunjungi saat Ramadan.

Turki negara kaya budaya. Karena terletak di antara Asia dan Eropa, Turki memiliki budaya yang mengandung unsur dua benua tersebut.
Banyak bangunan bersejarah di Turki, seperti Masjid Biru dan Hagia Sophia. Menyusuri jalanan Turki juga mengasyikkan karena banyak pertunjukan.
Jangan lupa menikmati jajanan khas Turki seperti Simit, Sucuk, Lahmacun.

Ramadan jadi waktu yang tepat mengunjungi Dubai. Kota ini tak terlalu ramai wisatawan saat bulan Puasa.
Kamu tak perlu mengantre saat mengunjungi tempat-tempat menarik, misalnya Burj Khalifa. Biasanya, selama Ramadan, banyak hotspot menarik yang menawarkan beragam acara.

Maroko sangat unik. Budayanya perpaduan Arab, Afrika, dan Eropa, sangat menakjubkan. Belum lagi sejarah bohemian yang luar biasa unik.
Jika datang malam hari, keindahan kota Maroko bakal terpancar. Kota Marrakesh yang penuh pertunjukan pasti membuat semua pengunjung jatuh hati.

Fanoos, lampion tradisional jadi ciri khas Kairo saat Ramadan. Bangunan-bangunan juga dihias secantik mungkin. Jika kita membeli makanan saat Ramadan, bakal mendapat porsi besar.
Jangan pula dilewatkan kesempatan bersosialisasi dengan masyarakat setempat di kafe serta tenda makan.

Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, Ramadan di Malaysia dirayakan penuh keragaman tradisi keagamaan dan budaya. Inilah yang membuat Kuala Lumpur tidak pernah gagal memikat pengunjung.
Siang hari di Kuala Lumpur tidak pernah sepi dengan orang yang berjalan-jalan dan berbelanja untuk Hari Raya. Kita dapat berbuka puasa bersama penduduk setempat dan dapatkan cita rasa berbagai jenis makanan lokal dan camilan khas Malaysia yang lezat di Bazaar Ramadan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya