CONNECT WITH US!

Presenter Pakistan Siaran Bawa Anak, Alasannya Bikin Miris

Reporter : Mutia | Sabtu, 13 Januari 2018 13:29
Kiran Naz Saat Siaran Di Samaa TV, Stasiun Televisi Satelin Di Pakistan.
Sebuah kasus penculikan, pemerkosaan dan pembunuhan yang mengerikan terjadi pada seorang anak di Pakistan.

Dream - Kiran Naz, seorang presenter dari Samaa TV Pakistan, pada Jumat 12 Januari kemarin melakukan siaran dengan cara yang tak biasa. Ia membawa serta putrinya sambil membacakan berita soal kasus perkosaan dan pembunuhan bocah 7 tahun, Zainab Ansari, yang belum terungkap

" Hari ini aku bukan presenter Kiran Naz. Hari ini aku menjadi seorang ibu yang duduk di sini bersama putriku," ungkap Kiran dalam acara berita yang mengudara secara langsung.

Dalam pernyataannya, Kiran mengungkap kalau pemakaman Zainab merupakan 'pemakaman kemanusiaan'. Kasusnya harus diusut tuntas dan pembunuh bocah perempuan itu harus ditemukan segera. Jika tidak, nyawa anak perempuan Pakistan seperti putrinya akan jadi taruhannya.

Zainab Ansari sendiri merupakan korban penculikan, pembunuhan dan pemerkosaan. Zainab awalnya diculik dari rumahnya di kawasan Kasur, Pakistan. Orangtua Zainab segera melaporkan hilangnya putri mereka pada pihak kepolisian setempat.

 Zainab Ansari

(Zainab Ansari)

Tapi sayang bukan kabar baik yang diterima, justru fakta yang sangat mengerikan terjadi. Polisi malah menemukan mayat Zainab di tempat pembuangan sampah. Diketahui sebelum tewas, Zainab juga diperkosa.

Kasus Zainab merupakan kasus ke-12 pembunuhan yang terjadi di wilayah kasur. Masyarakat setempat pun melakukan demonstrasi karena menganggap polisi bekerja sangat lamban sehingga nyawa seorang anak perempuan harus jadi taruhannya.

Sampai saat ini pembunuh Zainab belum tertangkap. Padahal melalui CCTV warga, terlihat seorang pria dewasa menggandeng Zainab tak jauh dari rumahnya. Gelombang demonstrasi pun terus terjadi di Pakistan akibat kasus ini, bahkan hingga memakan korban dua tewas.


Sumber: Washingtonpost

Kasus Century naik lagi, Jokowi touring, dan Prabowo Nyapres