Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Qandeel Baloch. (foto: Instagram.com)
Kepala Kepolisian Multan, Azhar Akram menyebutkan bahwa Baloch tewas dibunuh oleh kakaknya.
Dream - Seorang artis media sosial yang terkenal dan kontroversial di Pakistan ditemukan tewas. Diduga, dia tewas di tangan kakak kandungnya sendiri.
Seperti dilansir CNN, Kepala Kepolisian Multan, Azhar Akram menyebutkan bahwa Baloch tewas dibunuh oleh kakaknya. Kasus terbunuhnya Qandeel Baloch merupakan jenis kasus "honour Killing" yang dilakukan oleh saudara kandung korban.
Hal ini dikarenakan sang kakak tidak senang dan memprotes postingan Baloch di sosial media. Tak lama setelah pihak kepolisian melakukan konferensi pers, Waseem Azeem, Sang Kakak yang merupakan pembunuh Baloch berhasil dibekuk.
Baloch merupakan artis sosial media yang kerap mengunggah sesuatu yang fenomenal dan 'berani' di akun sosial pribadinya. Ia kerap keluar dari batasan norma di Pakistan. Bahkan dijuluki 'Kim Kardashian` Pakistan. Baloch punya banyak pengikut di media sosial, 43 ribu di Twitter dan lebih dari 700 ribu di Facebook.
Wanita berusia 25 tahun ini pernah membuat geger para pengikutnya. Ia berjanji akan menari bugil jika tim kriket Pakistan menjadi juara di ajang World Twenty Cricket Championships.
Walaupun kenyataannya tim Pakistan tidak menjadi juara, Baloch tetap mengunggah tariannya ke dalam video. Ia mengaku hal ini merupakan penghargaan yang diberikan untuk tim India yang juara. Akibatnya, masyarakat Pakistan yang mayoritas beragama Islam mengutuk keras aksi Baloch.
Melihat postingan yang dilakukan sang adik, Waseem Azeem, selaku kakak kandung sudah menegur bahwa apa yang dilakukannya adalah salah dan tidak sesuai dengan norma. Namun Baloch tetap tak bergeming, hingga sang kakak membunuhnya. (Ism)