Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Dream - Sidang pembacaan tuntutan untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara ditunda. Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menyelesaikan berkas tuntutan untuk terdakwa kasus penistaan agama itu, yang seharusnya dibacakan pada persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa 11 April 2017.
" Ternyata waktu satu minggu tak cukup menyusun surat tuntutan. Kami memohon waktu untuk pembacaan surat tuntutan tak bisa dibacakan hari ini," kata Ketua JPU, Ali Mukartono, di ruang sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.
Ketua Majelis Hakim, Dwiarso Budi Santiarto, menanyakan alasan jaksa belum menyelesaikan kewajibannya untuk membuat tuntutan sesuai dengan jadwal persidangan. Padahal, jumlah jaksa yang menangani perkara ini cukup banyak.
" Saudara penuntut umum ini belum selesai ngetiknya? Orang segini banyak, masak tak bisa dibagi-bagi?" tanya Dwiarso.
Ali menampik tudingan yang menduga adanya intervensi berkaitan dengan surat Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, yang meminta penundaan persidangan hingga proses Pilkada DKI putaran ke dua selesai.
Tapi, Ali memohon kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan surat dari Iriawan terkait penjadwalan ulang pembacaan tuntutan. " Untuk menentukan hari penuntutan, sekiranya bisa dipertimbangkan surat Kapolda ini untuk memberikan kapan pembacaan tuntutan," ucap Ali.
Dwiarso kemudian kembali mempertanyakan kesiapan jaksa mengenai tuntutan ini. " Saya nanya siap enggak Saudara? Karena ini jadwalnya (tuntutan). Karena tuntutan itu suatu kewajiban," tegas Dwiarso.
Ali kemudian meminta kepada majelis hakim untuk menunda persidangan selama dua minggu. " Kami belum bisa memastikan sekarang majelis. Karena untuk kepastiannya, sekiranya maka dua minggu untuk kami itu dari sekarang. Kalau hari ini Selasa, Selasa kemudian, Selasa kemudian. Kalau diperkenankan," pinta Ali.
Awalnya Dwiarso sempat ragu untuk menunda sidang selama dua minggu. Tapi, akhirnya ia menyetujui untuk menunda sidang hingga pada tanggal 20 April 2017.
" Selama saya jadi hakim tidak pernah saya nunda dua minggu untuk tuntutan. Seminggu dulu dicoba. Kalau saudara belum cukup juga nanti ditunda gitu. Sidang ini ditunda pada tanggal 200April 2017," kata Dwiarso.
© Dream
Sebelumnya, ada permintaan dari Polda Metro Jaya untuk menunda persidangan hingga Pilkada DKI Jakarta putaran ke dua selesai. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, polisi ingin berkonsentrasi pada persiapan pengamanan Pilkada.
" Supaya polisi konsentrasi ke pengamanan Pilkada," kata Argo.
Namun, Humas PN Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi, mengatakan, sidang tetap digelar sesuai keputusan majelis hakim pada sidang Selasa 4 April 2017. Pengadilan tetap mengagendakan pembacaan tuntutan itu. " Sidang tanggal 11 ini adalah agenda sidang untuk pembacaan tuntutan," ucap Hasoloan.
Tim penasihat hukum Ahok pun mengaku siap mendengarkan tuntutan yang akan dibacakan jaksa. " Kami siap, tergantung JPU siap atau tidak, kalau kami hanya mendengarkan saja," ujar salah satu penasehat hukum Ahok, Humphrey Djemat.
Tapi akhirnya, di persidangan diputuskan pembacaan tuntutan untuk Ahok ditunda dua minggu.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya