7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Jemaah Haji Indonesia (Foto: MCH 2018/Fikri)
Dream - Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) telah dibuka sejak 19 Maret 2019. Sepekan sejak pembukaan itu, jumlah calon jemaah haji yang telah melunasi BPIH 2019 hingga Senin, 25 Maret 2019 pukul 15.00 WIB, telah mecapai skeitar 94.300 orang.
“ Sepekan pelunasan, Sistem Informasi dan Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat 94.300 jemaah sudah melunasi BPIH,” kata Muhajirin dalam keterangan tertulisnya, 25 Maret 2019.
Dari total 204 ribu kuota haji reguler, jumlah jemaah yang melunasi tersebut artinya telah mencapai hampir separuhnnya, atau 46 persen.
“ Sementara untuk TPHD, sampai hari ini belum ada yang melunasi,” sambungnya.
Kuota haji reguler tahun ini terdri dari 204.000 haji reguler dan 17.000 haji khusus. Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu, 202.487 untuk jemaah haji dan 1.513 untuk tim petugas haji daerah (TPHD).
Muhajirin menjelaskan, pelunasan BPIH tahap pertama bagi jemaah haji regular akan berlangsung sampai 15 April 2019.
Pelunasan dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 hingga 16.00 WITA dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 hingga 17.00 WIT.
“ Mulai tahun ini, selain datang langsung ke Bank Penerima Setoran awal (BPS), pelunasan juga bisa dilakukan secara non-teller melalui ATM, internet dan mobile banking,” kata dia.
Kasubdit Pendaftaran Haji Reguler, Hanif menambahkan, jemaah paling banyak melunai pada pekan pertama ini berasal dari Jawa Barat. Sebanyak 22.020 calon jemaah atau sekitar 57 persen dari total calon jemaah asal Jabar yang harus melunasi.
Menyusul berikutnya calon jemaah haji asal Jawa Timur 17.708 orang (50%), Jawa Tengah 12.445 calon jemaah (41%), dan Banten 5.585 calon jemaah (59%).
“ Lima provinsi terbesar berikutnya adalah DKI Jakarta, sebanyak 4.221 jemaah (53 persen), Sumatera Utara 3.874 jemaah (46 persen), Riau sebanyak 3.209 jemaah (63 persen), Lampung sebanyak 2.730 jemaah (38 persen), serta Sulawesi Selatan dengan 2.524 jemaah (34 persen),” kata Hanif.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?