Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Sholat Tarawih Pertama Di Masjid Hagia Sophia Istanbul Turki Setelah 88 Tahun
Dream - Bagi umat Muslim Indonesia, Hagia Sophia di Turki mungkin termasuk salah satu peninggalan sejarah penting dalam Islam.
Sempat menjadi museum selama 86 tahun sejak 1935, Pemerintah Turki akhirnya membuka kembali Hagia Sophia sebagai masjid.
Kini, untuk menyambut Ramadan 1443 Hijriyah atau Ramadan 2022, sholat tarawih pertama dalam kurun waktu 88 tahun akan diadakan di masjid tersebut.
Mengutip laporan Agensi Anodulu, beberapa acara untuk Ramadan juga akan diadakan di masjid bersejarah yang diubah jadi museum pada 1934.

Pada 2020, Pemerintah Turki di bawah Recep Tayyip Erdogan mengubah status bangunan ikonik tersebut menjadi masjid yang sebelumnya museum.
Sayangnya, perubahan status tersebut bertepatan dengan datangnya pandemi Covid-19. Masjid megah nan bersejarah itu tidak digunakan dua tahun.
Kini Pemerintah Turki memutuskan untuk membuka kembali masjid tersebut pada bulan Ramadan 1443 Hijriyah setelah sebagian besar warga di sana sudah divaksin.

Selain itu, jumlah kasus penularan dan kematian baru akibat Covid-19 di Turki dilaporkan juga semakin menunjukkan tren menurun.
Hagia Sophia dibangun pada tahun 532 Sebelum Masehi. Ia dijadikan masjid pada tahun 1453 setelah penaklukan Istanbul yang kala itu bernama Konstantinopel.
Penaklukan ibukota Kekaisaran Bizantium tersebut dilakukan oleh Muhammad Al-Fatih atau yang lebih dikenal sebagai Sultan Mehmed II.
Fungsi Hagia Sophia sebagai masjid tersebut bertahan hingga tahun 1934 atau hampir 500 tahun.
Saat Mustafa Kemal Ataturk menjadi presiden pertama Turki pada 1935, Hagia Sophia dikonversi menjadi salah satu museum unik di dunia.
Kemudian pada tahun 1985, Hagia Sophia telah dimasukkan ke Daftar Warisan Dunia oleh badan PBB UNESCO.
Jadi, dalam sejarah keberadaannya, Hagia Sophia sudah kerap berganti status dan fungsi selama 2.553 tahun.

Selama 15 abad terakhir, bangunan megah ini mengalami beberapa kali alih fungsi, mulai dari gereja (325 - 1453) dan masjid (1453 - 1935)
Setelah itu berubah jadi museum (1935 - 2020), sebelum akhirnya menjadi masjid lagi di bawah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Sumber: OhBulan
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
