Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Merdeka.com)
Dream - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, menghapus sejumlah syarat pendaftaran masuk menjadi prajurit, di antaranya tes renang dan akademik, baik untuk penerimaan Taruna Akademi TNI, Perwira Prajurit Karier TNI, Bintara Prajurit Karier TNI, maupun Tamtama Prajurit Karier TNI.
Keputusan ini diambil berdasarkan rapat penerimaan prajurit TNI tahun anggaran 2022. Didampingi oleh Kasum TNI, Irjen TNI, dan Dankodiklat TNI, rapat membahas mekanisme penerimaan prajurit, mulai dari tes mental Ideologi, Akademik, Psikologi, Kesamaptaan Jasmani hingga kesehatan.
Jenderal Andika lantas memutuskan untuk melakukan perubahan di beberapa poin tes dalam rangkaian proses seleksi penerimaan. Lantas apa alasan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus tes renang dan akademik dari seleksi prajurit?
Dalam video yang diunggah kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, pria kelahiran Bandung itu memutuskan menghapus tes renang dalam rangkaian proses seleksi penerimaan prajurit.
" Itu (renang) tidak usah lagi. Jadi kenapa renang kenapa?," kata Jenderal TNI Andika Perkasa.
" Jadi nomor 3 (renang) tidak usah," sambungnya.
Menurut Andika tes renang tidaklah fair, karena mengingat ada calon prajurit TNI yang tempat tinggalnya jauh dan tidak pernah berenang.
" Ada orang yang tempat tinggalnya jauh dari, enggak pernah renang. Nanti enggak fair, sudah lah," ungkapnya menjelaskan alasan dihapusnya tes renang.
Ketentuan lain yang berubah, terkait tes akademik cukup diambil dari nilai ijazah terakhir pendidikan calon prajurit. Tanpa perlu ada tes yang harus dijalankan.
" Menurut saya akademik ini, tes akademik ini sudah tinggal ambil saja IPK, terus transkripnya," papar Jenderal Andika Perkasa.
Andika menambahkan, ijazah yang didapat ketika menempuh pendidikan sudah mewakili nilai akademik.
" Karena bagi saya yang lebih penting ya itu tadi ijazahnya saja. Ijazah SMA itu lah akademik mereka, enggak usah lagi ada tes akademik. Itu lah nilai akademik ya tadi ijazah. Kalau ada Ujian Nasional sudah itu lebih akurat lagi," jelasnya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya