Dream - Potensi pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan diakui masih ada di Indonesia. Data Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mencatat sedikitnya ada enam aduan pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan dalam kurun waktu Januari-Maret 2017.
Meski demikian, Ketua Komnas HAM M Imdadun Rahmat mengatakan kebebasan beragama dan keyakinan di Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lain. Terutama jika dibandingkan dengan negara-negara kawasan Timur Tengah.
" Jika dibandingkan dengan sesama negara Muslim kita lebih baik dibanding yang di Timur Tengah, tentu sangat jauh lebih baik dari mereka," kata Imdadun di kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa, 25 April 2017.
Bahkan, kata Rahmat, Indonesia jauh lebih baik ketimbang Turki dan Malaysia. Dua negara ini memiliki situasi kondusif dengan tingkat keamanan yang stabil.
" Dibanding dengan negara yang stabil Turki, Malaysia kita lebih baik meski kita masih punya banyak persoalan yang kita hadapi. Tetapi secara umum lebih baik dibanding Malaysia," kata Rahmat.(Sah)
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan


Kisah Elisabeth dan 5 Anaknya Tinggal di Huntara Usai Gempa NTT, Menanti Rumah Baru

Skaer Clinic Resmi Buka Cabang di Tebet, Hadirkan Layanan Estetik hingga Bedah Minor