Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dua wakil rakyat, Anggota DPR RI Mukhtar Tompo dan Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsuddin Karlos berkelahi di kuburan. Padahal, keduanya tengah menghadiri pemakanan mantan Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur di Kampung Bungloe, Desa Bontomate'ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Takalar.
" Saya memang lebih muda dari dia (Syamsuddin Karlos) tapi saya menganggap saya lebih dewasa," ujar Mukhtar Tompo, dikutip dari merdeka.com, Selasa, 25 April 2017.
Insiden perkelahian itu terjadi pada Minggu, 23 April 2017. Mukhtar mengatakan perkelahian itu terjadi disebabkan perdebatan antara dia dengan Karlos mengenai pembangunan Waduk Kerala Kareloe.
Mukhtar mengatakan awalnya dia dipanggil salah satu teman saat berada di area pemakaman. Dia pun diajak berbincang dengan rekan tersebut.
© Dream
Karlos, yang juga berada di lokasi lalu menyebut Mukhtar tidak tidak paham dengan waduk Kareloe.
" Saya paparkan semua hasil kunjunganku dan setelah itu saya diserang sama Karlos dan saya membalasnya. Banyak saksi kok yang lihat itu," kata Mukhtar.
Mukhtar pun mengaku secara refleks membalas tindakan Karlos. " Dia menendang saya dan saya refleks membalasnya dan menendangnya juga. Setelah itu sudah banyak warga yang melerai kita," ucap dia.
Sementara Karlos memberikan pengakuan yang sebaliknya. Dia mengatakan insiden itu terjadi diawali tindakan tidak terpuji Mukhtar.
Karlos mengaku tersulut emosi karena perkataan Mukhtar yang tidak pantas didengar. Tetapi, dia membantas telah menyerang Mukhtar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya