Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengakuan Sopir Blue Bird (Foto: Facebook)
Dream - Sebuah video berisi pengakuan sopir taksi Blue Bird terkait demo pada Selasa kemarin tersebar lewat media sosial. Dalam video, sang sopir mengatakan rekan-rekannya menggelar demo lantaran ada instruksi serta dibayar.
Menanggapi hal ini, Juru Bicara Blue Bird Group Teguh Wijayanto membantah keras. Menurut dia, manajemen Blue Bird tidak pernah mengeluarkan instruksi bahkan memfasilitasi demo tersebut.
" Itu nggak benar. Kita tidak pernah memfasilitasi demo itu," ujar Teguh saat berbincang dengan Dream, Kamis, 24 Maret 2016.
Teguh mengatakan tidak ada keputusan untuk mengerahkan unit taksi untuk kepentingan demo. Malah, kata dia, beberapa unit taksi milik Blue Bird menjadi korban pengrusakan.
Demikian pula dengan kasus ajakan seorang sopir berinisial FY untuk bentrok, Teguh pun memberikan bantahan. Menurut dia, membawa senjata tajam merupakan larangan bagi setiap sopir taksi.
" Managemen pun melarang membawa senjata tajam. Hanya dibolehkan membawa peralatan seperti dongkrak," kata dia. (Ism)
© Dream
Dream - Selasa lalu masyarakat dihebohkan dengan aksi demonstrasi sopir taksi yang berlangsung rusuh. Demonstran menolak adanya angkutan umum berbasis aplikasi dengan menggunakan plat nomor hitam di berbagai jalan di Jakarta.
Dari kejadian yang sempat menimbulkan berbagai kericuhan itu, terdapat satu pengakuan yang cukup mengejutkan.
Salah satu sopir taksi mengungkap setiap pool menggerakan 60 mobil dan sopirnya, untuk turun ke jalan.
Dia meyakinkan, perusahaan tempatnya bernaung malah memberikan izin. Kalau tidak didukung perusahaan, lanjut si sopir, justru para sopir bisa di PHK.
Penasaran seperti apa? Berikut video lengkap pengakuan mengejutkan supir yang diunggah Ahlul Satir di akun Facebooknya.
Tanggapan Blue Bird
Pihak Blue Bird sendiri masih menyelidiki pengakuan sang sopir. Blue Bird masih mendalami temuan video itu.
" Kami bersama aparat juga sedang menangani soal temuan video itu, nanti bisa hubungi kami kembali," ujar juru bicara Blue Bird, Teguh Wijayanto saat berbincang dengan Dream.(Ism, Sumber : Facebook/Ahlul Satir)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya