Apresiasi Vaksinasi Covid-19, Jokowi: 'Menyuntik 219 Juta Kali Bukan Hal Mudah'

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 19 November 2021 07:00
Apresiasi Vaksinasi Covid-19, Jokowi: 'Menyuntik 219 Juta Kali Bukan Hal Mudah'
Jokowi menargetkan pada akhir tahun bisa berada pada 280-290 juta dosis vaksinasi.

Dream - Presiden Joko Widodo melaporkan Indonesia telah melakukan vaksinasi Covid-19 dengan 219,4 juta dosis vaksin kepada masyarakat. Capaian ini harus mendapatkan apresiasi karena kondisi Indonesia yang berbeda dibandingkan negara-negara maju dunia.

" Menyuntik 219 juta kali itu bukan hal mudah," ujar Jokowi, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 18 November 2021.

Ia mengatakan 63,4 persen penduduk sudah mendapat vaksin dosis pertama dan 41,4 persen mendapat vaksis dosis kedua. Capaian tersebut bukan hal yang mudah karena Indonesia memiliki 17 ribu pulau yang harus dikirimkan vaksin dengan menggunakan alat transportasi darat mulai dari motor, mobil hingga perahu melewati sungai dan jalan berkelok-kelok.

" Jangan dibayangkan seperti negara-negara lain. Ini negara paling sulit manajemennya. Manajemen logistiknya sulit, manajemen transportasi juga sulit. Bukan hal yang mudah," katanya.

Dengan capaian tersebut, presiden berharap target vaksinasi hingga akhir tahun ini bisa berada di kisaran 280 juta-290 juta dosis.

" Akhir tahun ini kita harapkan sudah berada di angka mungkin di 280-290 juta," harapnya.

1 dari 2 halaman

Capaian Positif Vaksinasi

Tercatat hingga Minggu 14 November 2021 pukul 18.00 WIB dari 208,2 juta sasaran, sekitar 215,6 juta dosis vaksin telah diberikan kepada sekitar 130,3 juta orang yang menerima vaksin (62,5% dari sasaran) dosis pertama.

Sementara itu lebih dari 84,1 juta di antaranya (40,4%) sudah mendapatkan dosis kedua. Sementara untuk vaksinasi ke-3 atau booster bagi tenaga kesehatah sudah diberikan sebanyak 1,19 juta (81%).

Kementerian Kesehatan melalui Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dr. Siti Nadia Tarmidzi menyebutkan dengan demikian Indonesia telah melampaui target WHO, yakni mampu memberikan vaksinasi lengkap setidaknya 40% populasi pada akhir tahun 2021.

“ Indonesia berhasil mencapainya lebih cepat dari target WHO tersebut,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Apresiasi dari Masyarakat Internasional

Atas capaian yang sudah dijelaskan di atas, Jokowi mengungkapkan Indonesia mendapat apresiasi dari masyarakat atas prestasinya dalam penanganan pandemi Covid-19.

" Kita patut bersyukur bahwa penanganan Covid-19 di Indonesia diapresiasi oleh masyarakat Internasional," ucap Jokowi di Jakarta.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga bersyukur berkat kerja sama yang dilakukan dengan seluruh pihak laju penyebaran covid-19 di Indonesia berhasil ditekan. Sehingga masyarakat perlahan-lahan bisa beraktivitas kembali termasuk kegiatan usaha-usaha produktif mulai bisa bergerak dan bangkit.

" Walaupun kita tetap harus waspada agar kasus positif tidak naik dan tidak bangkit kembali," tambahnya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar