Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kegigihan wanita yang konsisten berjuang di dunia medis demi mengobati dan memperjuangkan nyawa masyarakat pulau patut diacungi jempol. Adalah Andi Rabiah atau lebih dikenal suster apung merupakan perawat yang menangani pasien di kepulauan kecil secara independen.
Hampir separuh hidupnya, ia habiskan untuk mengarungi lautan demi membantu pasien-pasien. Kepulauan Sulawesi dan Flores merupakan rute paling sering dijelajahi suster apung kelahiran 29 Juni 1957 ini.
Bagi Rabiah tak ada kata 'tidak' untuk membantu sesama. Meski seringkali gelombang tinggi dan angin kencang ia temui. Namun, itu tak membuatnya pantang menyerah sampai ke suatu pulau.
Meski hanya lulusan SMP, tak menghalangi Rabiah terus belajar lebih dalam mengenai ilmu medis. Sebagian besar ilmu yang ia peroleh dari sang nenek. Rabiah terus belajar hingga akhirnya kini ia berhasil dikenal sebagai suster apung. Setidaknya sudah 25 pulau ia kunjungi untuk mengobati pasien-pasien. Gaji yang didapatkan memanglah tak sebanding dengan dedikasi yang telah Rabiah berikan untuk masyarakat.
Pensaran dengan kisah suster apung? Yuk simak kisahnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya