Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Belakangan, Surat Al Fatihah tengah menjadi bahan obrolah hangat. Pemicunya hanya masalah kesalahan melafalkan surat pertama dalam Alquran tersebut.
Al Fatihah adalah surat pembuka dalam Alquran. Surat ini dijuluki sebagai Ummul Quran, karena isinya merupakan intisari dari seluruh makna surat dalam Alquran.
Selain itu, Al Fatihah merupakan surat yang wajib dibaca ketika sholat. Surat ini merupakan salah satu rukun dari sahnya sholat.
Tetapi, tidak semua orang bisa membaca Al Fatihah dengan fasih. Bahkan ada yang kesulitan mengucapkan Al Fatihah lantaran tidak terbiasa berbahasa Arab.
Lantas, apakah sholat seseorang yang tak fasih membaca Al Fatihah menjadi tidak sah?
Dikutip dari Islami.co, dalil yang menerangkan wajibnya membaca Al Fatihah dalam sholat adalah hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
" Tidak sah sholat orang yang tidak baca Al Fatihah."
Sementara terkait orang yang tidak fasih atau salah membaca Al Fatihah, ada pendapat dari Syeikh Zainuddin Al Malibari yang dituangkan dalam Fathul Muin.
Syeikh Al Malibari menjelaskan orang yang mampu membaca Al Fatihah sesuai dengan tajwid dan makharijul huruf harus melakukannya saat sholat. Jika dia mengubah satu huruf saja saat sholat, maka sholatnya tidak sah.
Berbeda dengan orang yang tidak fasih membaca Al Fatihah. Meskipun sudah belajar keras namun tetap tidak bisa fasih, maka sholat orang itu tetap sah.
Demikian pula bagi orang yang tidak membaca Al Fatihah. Bahkan dia dibolehkan mengganti surat Al Fatihah dengan zikir lain.
Fasih atau tidak dalam Al Fatihah, seseorang tetap terkena kewajiban sholat lima waktu. Tidak boleh seseorang meninggalkan sholat hanya karena tidak fasih membaca Al Fatihah.
Meski begitu, seseorang tetap dianjurkan untuk terus belajar agar bacaannya fasih. Salah satu caranya, rutin sholat berjemaah di masjid.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

