Ilustrasi
Dream - Terdapat satu peristiwa penting setiap kali bulan Ramadan. Peristiwa itu adalah lailatul qadar.
Umat Islam biasanya melaksanakan itikaf demi mendapatkan lailatatul qadar. Tetapi, tidak ada satupun orang yang mampu memprediksi kapan datangnya malam yang kebaikannya melebihi seribu bulan ini.
Lantas apa tanda-tanda datangnya lailatul qadar? Bukankah peristiwa ini tidak dapat diprediksi kedatangannya?
Dikutip dari rubrik ubudiyah Nahdlatul Ulama, keberadaan lailatul qadar tercantum dalam Alquran Surat Al Qadr. Sementara dalam Surat Ad Dukhan, lailatul qadar dijelaskan sebagai " malam yang penuh berkah di mana dijelaskan atau ditetapkan segala urusan besar dengan kebijaksanaan."
Pakar tafsir kenamaan Indonesia, Muhammad Quraish Shihab, memberikan penjelasan terkait makna lailatul qadar. Ada tiga makna dalam kata qadar itu.
Makna pertama, qadar berarti penetapan atau pengaturan. Alhasil, malam ini dapat dimaknai sebagai malam penetapan atas kehidupan manusia oleh Allah SWT.
Advertisement

Fungsi Resleting di Bagian Depan Celana, Benarkah Hanya untuk Pria?

Dulu kerap Dianggap Penyakit Wanita, Gangguan Makan Kini Tengah Meningkat Pesat di Pria


Jusuf Kalla: Masjid Butuh Arsitektur dan Akustik yang Mendukung Fungsi Inklusifnya

Bisakah Kesehatan Kulit Kepala Memprediksi Proses Penuaan Tubuh Secara Keseluruhan?


Membaca Buku Sebelum Tidur Ternyata Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak, Ini Alasannya