Ilustrasi
Dream - Malam lailatul qadar disebut-sebut menjadi malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Tetapi, banyak versi mengenai terjadinya lailatul qadar.
Di beberapa kitab, disebutkan lailatul qadar jatuh pada tanggal gasal di sepuluh hari bulan Ramadan. Tetapi, ada pula yang menyebut malam lailatul qadar datang di awal-awal Ramadan.
Ada alasan mengapa Allah SWT merahasiakan malam lailatul qadar. Syeikh Syihabuddin bin Salamah Al Qulyuby dalam kitab Risalah Nawadirul Hikayah menjelaskan, Allah memang sengaja menyamarkan beberapa perkara bagi manusia. Salah satunya adalah (perkara) malam seribu bulan, lailatul qadar.
Dia menafsiri,

Artinya, Dan Allah merahasiakan lailatul qadar di dalam bulan ramadhan supaya manusia bersungguh-sungguh dalam menghidupkan malam-malam ramadhan. Dengan harapan, manusia dapat menjumpai lailatul qadar tersebut.
Apa maksud penjelasan tafsiran Syihabuddin diatas? Untuk selengkapnya klik di sini. (ism)
Advertisement
5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI


5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI


Jarang Jalan Kaki Bisa Berdampak pada Tubuh, Ini 6 Perubahan yang Perlu Diwaspadai
