Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Apakah boleh meninggalkan jemaah dengan alasan sudah menyelesaikan 11 rakaat?
Dream - Perbedaan jumlah rakaat dalam sholat tarawih sudah menjadi hal umum bagi umat Islam terutama di Indonesia. Ada masjid yang melaksanakan tarawih 11 rakaat, ada juga yang menjalankan 23 rakaat.
Semua bergantung pada keyakinan masing-masing dan tidak perlu menjadi masalah.
Kerap ditemukan seseorang yang condong mengikuti pendapat rakaat tarawih tertentu. Tetapi, dalam satu kondisi dia tidak mendapati masjid yang sesuai dengan pemahamannya.
Apa yang harus dilakukan jika menghadapi situasi semacam ini?
Mengutip laman rumaysho, sholat tarawih memang mengandung keutamaan jika dikerjakan dengan berjemaah, berapapun jumlah rakaatnya. Jika seseorang condong kepada 11 rakaat namun dia berjemaah pada imam 23 rakaat, dianjurkan untuk mengikuti imam hingga selesai sholat.
Dalam sebuah hadits diriwayatkan An Nasai, Turmudzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad, dari Abu Dzar RA, Nabi SAW pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya.
"Rasulullah Muhammad SAW bersabda, 'Siapa yang sholat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh."
Dalam riwayat lain yang termaktub dalam Musnad Imam Ahmad,
"Sesungguhnya jika seseorang sholat bersama imam hingga imam selesai, maka ia dihitung mendapatkan pahala sholat di sisa malamnya."
Untuk mengetahui pembahasan selengkapnya, silakan buka di sini. (Ism)