Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ahmad Dhani Tiba Di Mapolres Jakarta Selatan (Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream - Musisi Ahmad Dhani memenuhi panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Dhani tiba di Mapolres Metro Jakarta Selatan menggunakan mobil New Toyota Fortuner B 1181 SJT sekitar 13.40 WIB.
Dia ditemani kuasa hukumnya Ali Lubis dan beberapa orang dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Saat tiba, Dhani mengenakan kemeja dan celana warna hitam.
Tidak ada komentar yang keluar dari Dhani. Dia hanya tersenyum.
Kuasa hukum Ahmad Dhani, Ali Lubis mengatakan kasus yang menjerat kliennya tidak layak ditindaklanjuti.
"Secara teknis laporan ini tidak layak ditindaklanjuti," kata Ali di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis 30 November 2017.
Komentar pengacara
© Dream
Dia menjelaskan, pertama mengenai legal standing pelapor, apakah merasa dicemarkan namanya baiknya oleh Dhani atau tidak. Kemudian, untuk cuit Dhani pada 6 Maret 2017 itu tidak ada unsur menebarkan kebencian seperti apa yang dilaporkan.
"Kami mempertanyakan suku apa, agama apa, ras apa dan golongan apa yang merasa menjadi target ujaran kebencian yang dituduhkan kepada Ahmad Dhani," ucap dia.
Selain itu, kata dia, cuitan Dhani itu juga tidak berisi provokasi dan hanya menunjukkan ekspresi ketidaksukaan yang wajar.
"Sebagaimana kita ketahui bahwa perbuatan menista agama adalah perbuatan pidana di Indonesia, sehingga wajar kalau Ahmad Dhani menunjukkan ketidaksukaan kepada pendukung penista agama," ujar dia.
Kasus tersebut bermula dari cuitan Dhani di akun Twitter-nya yang diduga menghina pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada 6 Maret 2017.
Setelah itu, keesokan harinya Dhani kemudian meminta maaf di akun Twitternya. Meski begitu, para pendukung Ahok kemudian melaporkan Dhani ke Mapolda Metro Jaya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya



Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan