Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Fachrul Razi Menerima Kunjungan Duta Besar UEA Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri (Kemenag)
Dream - Menteri Agama Fachrul Razi menerima kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri. Pertemuan itu guna membahas kerja sama antara Indonesia dan UEA, salah satunya mengenai imam masjid asal Indonesia yang bertugas di sana.
" Target kami, ada 200 imam masjid dari Indonesia untuk ditempatkan di UEA dalam tiga tahun ke depan," ujar Dubes UEA, Abdullah Salem kepada Menag Fachrul, dikutip dari Kemenag.
Abdullah mengatakan saat ini proses seleksi sedang berjalan. Pihaknya sudah menggelar wawancara kepada para calon imam.
Fachrul menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan UEA. Dia pun berkisah mengenai pengalamannya berkunjung ke Grand Mosque Abu Dhabi.
" Saya juga bertemu dengan para imam masjid asal Indonesia yang bertugas di sana, mereka sedang diperlakukan dengan baik," kata Fachrul.
Fachrul mengaku kagum dengan pembangunan dan toleransi di UEA. Selain itu, dia juga mengagumi kualitas cetakan Alquran UEA yang tipis namun kuat dan enak dibaca.
" Semoga kita bisa bekerja sama terus," kata Fachrul.
Mendampingi Fachrul, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan tahun ini rencananya dinominasikan 50 imam masjid untuk dikirim ke UEA. Para imam tersebut akan diikat perjanjian kerja sama selama bertugas di UEA.
" Keluarga para imam juga akan ditanggung," kata dia.
Selain tenaga imam, kerja sama lainnya antara Indonesia dengan UEA yaitu mengenai pengembangan madrasah. Abdullah mengatakan sudah ada kesepakatan pendahuluan mengenai kerja sama tersebut.
Dia berharap dalam waktu dekat akan kesepakatan projek. Saat ini, projek yang dimaksud masih dalam pembahasan.
" Semoga bisa diselesaikan beberapa pekan ke depan," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya