Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: SBS TV)
Dream - Sebuah video menyedihkan memperlihatkan betapa besar kasih sayang seekor anak kucing kepada induknya. Padahal induk anak kucing itu sudah mati.
Dalam video yang dibagikan oleh situs SBS TV di Facebook itu, anak kucing tersebut terlihat berada di dalam satu sudut bangunan, menemani bangkai sang induk.
Seorang pria yang tinggal di sekitar bangunan itu mengatakan, dia selalu melihat anak kucing tersebut bersama induknya sebelum ini.

" Anak kucing itu bersama induknya sebelum ini. Tapi sejak beberapa hari terakhir ini, mereka tidak muncul. Jadi kami sedikit khawatir." kata pria tersebut.
Terlihat dalam video anak kucing itu asyik menjilati bangkai induknya. Setelah malam, barulah anak kucing itu akan keluar untuk mengisi perut.

Dalam salah satu adegan, anak kucing tersebut hanya mengunyah ranting karena lapar.
© Dream
Dalam adegan lainnya, anak kucing tersebut menemukan sepotong daging di tong sampah. Tapi ia tidak memakan daging itu.
Sebaliknya, ia membawa pulang daging tersebut untuk diberikan kepada bangkai induknya. Mungkin ia khawatir induknya itu 'kelaparan' sehingga tidak bisa bangun.
Seorang dokter hewan mengatakan, anak kucing itu tidak tahu induknya telah mati tapi ingin terus bersamanya.

" Karena bangkai itu sudah membusuk, anak kucing itu mungkin akan terinfeksi jika berlanjut seperti itu," kata dokter.
Dalam usaha penyelamatan yang dilakukan oleh warga, anak kucing itu mencoba melarikan diri namun berhasil ditangkap.
Anak kucing itu kemudian diberi pengobatan. Hasil pemindaian menemukan batu-batu kecil memenuhi perut anak kucing itu. Rupanya ia hanya makan kerikil ketika kelaparan.
Ketika diberi kesempatan untuk bersama bangkai ibunya untuk terakhir kali, anak kucing itu duduk berdekatan dan enggan melepaskan ibunya pergi.
(Sumber: siakapkeli.my)
© Dream
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya