Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan (tengah) Saat Menyampaian Permohonan Maaf Lewat Sosial Media (Instagram)
Dream - Sebuah video permohonan maaf Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan tengah menjadi viral di sosial media. Orang nomor satu di jajaran Polres Karawang itu dianggap menyinggung kesatuan TNI.
Dalam video yang beredar di akun @tnilovers18, Hendy terlihat tengah berbicara di depan sejumlah orang di sebuah lokasi unjuk rasa. Hendy berbicara terkait dengan pengamanan unjuk rasa.
" Dari Kopassus saya gulung semua! Saya tidak pernah peduli. Saya kalau menegakkan kebenaran siapapun depan saya, saya gulung semua," tegas Hendy dalam video itu.
Unggahan video itu menjadi perbincangan di akun tersebut. " Sebagai perwira Polri seharusnya lebih bisa mengendalikan diri dalam mengutarakan atau menyampaikan sesuatu hal atau permasalahan dng cara yg lebih elegant, cerdas serta tidak bersifat provokatif bahkan intimidatif sehingga berpotensi menimbulkan ketersinggungan pihak lain," tulis pemilik akun tersebut kemarin, Rabu, 9 Mei 2018.
Tak lama berselang, sebuah video permohonan maaf dari Kapolres Karawang ikut diunggah di akun tersebut. Video itu diposting sekitar 22 jam yang lalu.
Dalam video terbaru itu, tampak Hendy diapit oleh dua orang prajurit berseragam TNI dari kesatuan marinir.
" Assalamualaikum, berkaitan dengan beredarnya video pengamanan unjuk rasa yang berisi tentang penyebutan oleh diri saya tentang institusi Marinir, maupun Panglima, saya secara pribadi meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pimpinan TNI, dan khususnya keluarga besar Korps Marinir," ujar Hendy.
Menurut Hendy, dia tidak memiliki niat untuk melecehkan institusi marininir maupun korps TNI. Hendy mengaku ucapan itu terlontar akibat kegelapan polisi yang tidak bisa mengontrol siatuasi di lapangan.
" Selanjutnya untuk oknum tersebut akan diproses POM TNI, sekali lagi dengan hati tulus kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Salam hormat untuk pimpinan TNI, senior dan rekan-rekan korps Marinir," tambah Hendy.
Selain mendatangi markas marinir, Hendy juga diketahui bertemu dengan Komandan Kodim 0604/Karawang Letkol Inf Endang Sumarlin.
" Saya secara pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pimpinan TNI, korps Marinir maupun korps Kopassus. Hal tersebut semata-mata kekhilafan saya pribadi, tidak ada unsur kesengajaan. Sekali lagi kami mohon maaf kepada seluruh keluarga korps Marinir dan korps Kopassus dan pimpinan TNI atas kesalahan pribadi yang akan dijadikan koreksi pelaksanaan tugas kami ke depan," ucapnya.
Kabar video viral Kapolres Karawang itu ternyata sudah diketahui juga oleh Polda Jawa Barat. Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan permasalahan itu sudah diselesaikan. " Sudah selesai. Kan sudah minta maaf secara langsung," katanya.
Usai video viral permohonan maaf itu beredar, mendadak muncul kabar jika Kapolres Karawang dimutasi menjadi Pamen Bareskrim Polri. Posisinya akan diisi oleh AKBP Slamet Waloya.
Surat telegram rahasia (TR) Kapolri nomor: ST/1277/V/KEP/2018 terbit pada Rabu (9/5/2018). Ditandatangani atas nama Kapolri melalui Karobinkar.
Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan mutasi tersebut. Menurutnya, itu hal yang biasa tidak terkait ucapan Hendy yang membawa-bawa kesatuan di TNI saat mengamankan unjuk rasa.
" Sebagai prajurit Bhayangkara harus siapa ditempatkan di mana pun. Dinamis. Mutasi untuk kebutuhan organisasi," katanya dikutip dari laman Merdeka.com.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya