Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Benda Bercahaya Merah Di Langit Aceh (Foto: Instagram)
Dream - Beredar di media sosial memperlihatkan adanya benda bercahaya merah jatuh di langit Aceh. Diketahui video tersebut direkam di Simpang Lancang, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, pada Kamis 14 Oktober 2021 subuh.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @andreli48, terlihat penampakan benda bercahaya berwarna merah perlahan jatuh ke bawah. Benda tersebut diduga benda asing yang jatuh dari langit.
" BENDA BERCAHAYA JATUH DI LANGIT ACEH. Sebuah fenomena alam yang tidak biasa dimana ada benda bercahaya terlihat jatuh dari langit," tulis caption dalam unggahan, dikutip Jumat 15 Oktober 2021.

Dalam unggahan tersebut, terlihat benda asing itu awalnya berjumlah satu unit dan kemudian terbelah menjadi beberapa bagian. Benda-benda itu memancarkan cahaya merah.
" Jangan mendekat, jangan mendekat," kata perekam video.
Sang perekam juga mempertanyakan jenis benda tersebut. Mereka juga menyebut benda asing itu terus terpecah.
Sontak unggahan tersebut membuat heboh warganet. Tak sedikit dari mereka yang memberikan beragam reaksi di kolom komentar.
Salah seorang netizen mengatakan, benda itu bukanlah benda asing melainkan benda yang bernama Red Hand Flare (RHF). RHF sendiri merupakan salah satu bagian dari alat keselamatan kapal yang digunakan jika kapal mengalami situasi bahaya di tengah laut.
RHF yang dinyalakan akan mengeluarkan bunga api berwarna merah selama 60 detik yang bertujuan untuk menarik perhatian dari kapal penyelamat yang berada di lautan.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak BMKG.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya