Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemukulan Dosen Di Depan Mahasiswa (Vidio.com)
Dream - Sebuah video kekerasan tengah viral di dunia maya. Video itu memperlihatkan dosen wanita yang dianiaya seorang pria di depan para mahasiswa.
Dalam video itu terlihat pria yang diduga juga seorang dosen memukul wanita berhijab di depannya dengan botol minum. Dosen wanita itu membalas dan memukul pria tersebut.
Dikutip dari Merdeka.com, peristiwa itu terjadi pada Senin, 22 Februari 2021. Dua orang yang terlibat perkelahian tersebut sama-sama dosen di Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar namun dari program studi berbeda.
Diketahui, dosen wanita yang mendapat pukulan adalah Hadawiah yang merupakan Ketua Prodi Ilmu Komunikasi. Sedangkan dosen pria adalah Muhadjir, Ketua Prodi Bahasa Inggris.
Pada video, terlihat Muhajir memukul wajah Hadawiah dengan botol air mineral dilanjutkan dengan tendangan kaki. Hadawiah membalas dengan menendang kaki Muhajir.
Hadawiah berusaha masuk ke ruangan untuk melapor namun coba dikejar oleh Muhajir. Upaya Muhajir dihalangi oleh sejumlah mahasiswa.
Kepala Humas UMI Makassar, Nurjannah, membenarkan kejadia tersebut. Tetapi dia menyatakan belum mengetahui apa sebenarnya pemicu masalah di antara keduanya.
" Informasi yang kami terima kalau keduanya telah dipanggil oleh pimpinan fakuktas, dimediasi dan damai. Tapi untuk tingkat universitas tetap akan diproses. Rektor dan wakil rektor saat ini masih menunggu laporan kronologi kejadiannya seperti apa dan progresnya bagaimana," ujar Nurjanah.
Menurut Nurjannah, laporan dari fakultas akan ditelaah rektorat. Setelah itu pimpinan akan menentukan sikap.
" Kami belum bisa menyimpulkan apakah akan dikenakan sanksi karena tindak pemukulan itu karena kami belum tahu secara detil kasusnya seperti apa," kata dia.
Sementara Hadawiah mengaku pemukulan terjadi di depan pintu ruang Prodi Ilmu Komunikasi. Waktu itu, dia sedang memberikan arahan kepada beberapa mahasiswa.
" Senin siang kemarin itu, saya sementara beri arahan ke mahasiswa. Tiba-tiba dia (Muhajir) datang dan memukul saya dengan botol air mineral. Sempat kena bagian pipi. Saya marah dan berusaha melawan saat dia coba menendang saya, saya balik menendang," kata Hadawiah.
Tetapi, Hadawiah menyatakan pemicu sebenarnya terjadi dua pekan sebelumnya ketika rapat pimpinan fakultas secara virtual. Singkatnya, saat Rapat Hadawiah menyampaikan upaya pencarian dosen luar biasa yang sudah dia lakukan kepada wakil dekan.
Tiba-tiba, dalam kolom chat muncul pesan dari Muhajir. Dalam pesan itu, Muhajir meminta dia mundur saja dari jabatan Kaprodi.
" Chat-nya muncul di zoom dan tentu itu dibaca semua peserta rapat. Tanpa prolog, tiba-tiba chat-nya minta saya mundur saja dari ketua prodi," kata Hadawiah.
Dia mengaku emosi dan membalas chat tersebut. Hadawiahpun mempertanyakan chat Muhajir.
" Saya tidak punya urusan dengan dia, beda prodi, kenapa dia yang minta saya mundur. Apa urusan dia. Kecuali kalau sesama prodi, tentu saya berpikir mungkin saya ada kesalahan dari saya sampai diminta mundur," kata dia.
Perseteruan itu berlanjut di grup WhatsApp. Bahkan chat Muhajir, kata Hadawiah, sudah bernada mengancam.
" Chat-nya menurut saya sudah bernada ancaman karena dia bilang, dirinya minta maaf sebelum ke kampus. Maksudnya apa itu. Akhirnya kemarin dia datang dan minta saya masuk ruangan, katanya mau bicara. Tapi saya tidak mau masuk. Bisa saja saya dianiaya di dalam ruangan karena sebelumnya sudah ada pemicu," kata dia.
Sumber: Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya