Dry Clean Bisa Hilangkan Najis? Begini Pendapat Ulama

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 20 Maret 2018 18:00
Dry Clean Bisa Hilangkan Najis? Begini Pendapat Ulama
Teknik mencuci pakaian sudah berkembang sedemikian rupa, sampai ada yang tidak menggunakan air.

Dream - Perkembangan teknologi terjadi di hampir seluruh sektor kehidupan. Mulai dari dunia transportasi, komunikasi, hingga rumah tangga.

Salah satu contohnya adalah teknik mencuci pakaian. Dulu, mencuci pakaian harus dengan air, namun sekarang sudah ada teknik cuci kering atau dry clean.

Tetapi, bagaimana jika teknik ini dpakai untuk mencuci pakaian yang terkena najis?

Dikutip dari Rumah Fiqih Indonesia, jumhur ulama sepakat menghilangkan najis yang sah adalah menggunakan air. Meski ada sebagian ulama yang berpendapat najis bisa dihilangkan tanpa harus dengan air.

Pendapat jumhur ulama, hanya air yang bisa mengilangkan najis. Pandangan ini diyakini oleh mazhab Maliki, Syafi'i, dan Hambali, dan Syeikh Muhammad bin Hasan Asy Syaibani dan Syeikh Zufar dari mazhab Hanafi.

Sehingga, penganut pandangan ini menyatakan tidak sah mencuci pakaian tanpa menggunakan air. Dasarnya adalah firman Allah SWT dalam Surat Al Anfal ayat 11.

" Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu."

Juga pada Surat Al Furqan ayat 48. " Dan Kami menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan."

Tetapi, Imam Abu Hanifah yang merupakan pendiri Mazhab Hanafi dan muridnya, Abu Yusuf, termasuk riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Taimiyah menyatakan mengilangkan najis bukan termasuk masalah ritual ibadah melainkan hanya teknis.

Apabila warna, rasa, dan aromanya hilang, maka najis dianggap sudah tidak ada dan barang yang terkena najis jadi kembali suci. Tidak dianggap masalah najis dihilangkan dengan cara apa saja, baik dengan air, tanah, cuka, dan sebagainya.

Selengkapnya baca di tautan berikut ini...

Beri Komentar