Ketika Tasyahud Akhir, Ke Mana Mata Harus Memandang?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 20 Maret 2018 11:01
Ketika Tasyahud Akhir, Ke Mana Mata Harus Memandang?
Sholat mensyaratkan adanya kekhusyukan.

Dream - Ibadah sholat mensyaratkan adanya kekhusyukan atau ketenangan yang lebih. Kita diharuskan melupakan lebih dulu pikiran-pikiran duniawi dan memusatkan perhatian untuk menghadap Allah SWT.

Tidak boleh ada sedikitpun gerakan di luar rukun sholat. Batas toleransinya adalah tiga kali, lebih dari itu sholat dianggap batal.

Lantas, bagaimana dengan pandangan mata kita?

Dikutip dari rubrik Sholat NU Online, Syeikh Zainuddin Al Malibari dalam kitab Fathul Mu'in memberikan penjelasan terkait hal ini.

" Disunahkan melanggengkan (memusatkan) pandangan mata ke arah tempat sujud supaya lebih khusyu', sekalipun tuna netra, sedang sholat dekat Kabah, sholat di tempat yang gelap, ataupun sholat jenazah. Namun disunahkan mengarahkan pandangan mata ke jari telunjuk, terutama ketika mengangkat jari telunjuk, saat tasyahud akhir, karena ada dalil shahih tentang kesunahan itu."

Penjelasan Syeikh Al Malibari menandakan kita dianjurkan menatap tempat sujud ketika sholat di manapun. Anjuran ini juga berlaku ketika kita sholat di dekat Kabah, mata harus tertuju ke titik tempat dahi kita menempel di lantai.

Tetapi, pada saat tasyahud akhir, dianjurkan mata kita menatap ujung telunjuk tangan kanan. Tidak pantas jika kita sampai melirik ke kanan maupun ke kiri, apalagi jika menggelengkan kepala.

Selengkapnya...

Beri Komentar