Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Muslim Di Amerika Serikat (muslimmatters.org)
Dream - Di negara bagian Philadelphia, Amerika Serikat, gaya hidup muslim telah memberi pengaruh yang besar pada kaum pria meski mereka non-muslim.
Jenggot panjang, celana pendek dan syal telah menjadi tren sangat populer di sana. Sebagian pria Philadelphia bahkan menamakan gaya jenggot yang disunahkan dipelihara oleh Nabi Muhammad dengan 'jenggot Philly' atau 'Sunni'.
Anthony Henderson, seorang fashion stylist yang memelihara jenggot, mengatakan kepada Muslim Mirror, " Aku pergi ke toko di sudut Crenshaw atau Watts dan orang-orang akan berkata, 'Kau dari Philly'."
Sementara itu Ben Piven mengatakan di perguruan tinggi, orang-orang sering menyebutnya jenggot Freeway, jenggot Philly atau jenggot muslim, juga jenggot Philly Barat. Piven bahkan membuat film pendek mengenai Freeway, seorang rapper lokal yang juga memelihara jenggot.
" Jenggot Philly memiliki ciri khusus. Yakni terlihat sesuai dengan gaya jenggot Islam," tambahnya.
Namun, imam setempat Adnan A. Zulfiqar, yang pindah ke sana pada 2003, mengatakan Muslim memelihara jenggot sebagai cara untuk memberikan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Muslim percaya bahwa semua nabi keturunan Nabi Ibrahim memelihara jenggot.
Dia menambahkan, itu adalah tanda kesalehan. tanda kepasrahan kepada agama. " Suatu tanda bahwa Anda mencoba untuk berjalan di jalan nabi," katanya.
" Saya pikir banyak orang di Philly melakukannya karena itu menjadi bagian dari budaya, budaya urban khususnya. Ini sekarang bagian dari Philly," ujar Zulfiqar.
Barber Mark Lightfoot, pemilik Philadelphia Hair Co, mengatakan tren memelihara jenggot telah berkembang di kalangan non-Muslim sejak pertengahan tahun 90an.
" Mungkin awalnya hanya iseng-iseng, tapi itu akhirnya menjadi tren," kata Lightfoot. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya