Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto: Shutterstock.com
Dream - Bagi masyarakat Malaysia, tanggal 16 Mei selalu diperingati sebagai hari guru. Para murid akan memberikan hadiah kepada guru mereka, baik berupa vas bunga maupun pakaian.
Itu hanya bagi murid yang mampu. Sementara murid yang tidak mampu, ada yang memberi hadiah sekadarnya dan ada pula yang tidak.
Meski begitu, semua murid tentu ingin memberikan hadiah. Seperti yang dikisahkan oleh guru bernama Jamaliah Amirul, yang dikenal dengan Ustazah Lia.

Dia mengunggah foto secarik kertas bersama empat keping uang receh di akun Facebook. Itu merupakan pemberian dari salah satu muridnya, Huda.
© Dream
Sekadar berbagi suka duka Hari Guru hari ini 16 Mei 2017. Al kisah hari ini.
Saat istirahat Kak Lia ke kantin sekolah. Sampai di kantin sekolah, Kak Lia ditegur ibu penjaga kantin.
Ibu penjaga kantin: ustazah ini yang namanya Jamaliah kan?
Kak Lia: Ya saya, Bu. (Dalam hati rasanya pelik ditanya seperti itu. Menduga tampaknya Kak Lia guru baru di situ mungkin, sehingga dia bertanya).
Ibu penjaga kantin: Tadi ada anak meninggalkan kertas berisi uang receh. Tapi di kertas ditulis Untuk Ustazah Jamaliah indah namanya. (Awalnya Kak Lia mengira ibu ini yang memuji nama Kak Lia indah, karena tidak tahu lagi bagaimana ceritanya). Tapi ibu sudah tunjukkan ke ustazah yang lain tadi.
Kak Lia pun menjawab, " Ok, ibu, terima kasih."
Kak Lia lalu pergi ke meja untuk makan bersama guru-guru yang lain.
Sesampai di meja, seorang ustazah menunjukkan Kak Lia kertas berisi uang receh yang dimaksud ibu penjaga kantin tadi. Setelah melihat baru Kak Lia paham apa yang disampaikan ibu penjaga kantin.
© Dream
Di atas kertas ada tulisan Dari Huda. Saat masuk kelas, Kak Lia lalu bertanya. Siapa yang membuat ini, menulis nama ustazah tapi dia tinggalkan di kantin.
Huda murid yang pendiam tak berbicara apa-apa. Kak Lia tanya... " Ini punya kamu, Huda?" Huda menganggukkan kepala.
" Huda mau berikan ke ustazah?" Sekali lagi dia anggukkan kepala.
" Uang receh ini punya Huda kan... Huda ingin berikan pada ustazah?" tanya Kak Lia.
" Itu uang tabungan saya. Saya kumpulkan untuk ustazah."
© Dream
Tiba-tiba, air mata menetes.
" Ya Allah... ustazah tidak minta hadiah apapun Huda... Sini, ustazah peluk kamu. Kenapa kamu berikan uang tabunganmu?"
" Saya tidak punya uang banyak. Saya tidak tahu akan memberikan hadiah apa pada ustazah."
Ya Allah, sudah 10 tahun mengajar, ini pertama kali begitu tersentuh dengan hadiah Hari Guru.
Semoga murid ini tumbuh menjadi anak yang taat kepada perintah Allah. Anak yang saleh pada ibu bapaknya.
Sumber: mynewshub.cc
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya