6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Pelajar Indonesia Raih Medali Emas Dan Perak Serta Honorable Mention Di APhO Ke-18 (rbth.com)
Dream - Tujuh pelajar Indonesia mengharumkan nama bangsa dalam ajang Olimpiade Fisika Asia (APhO) ke-18 di Yakutsk, Rusia. Dua pelajar meraih medali emas dan perak, lima lainnya diganjar honorable mention atau setara juara III dalam lomba yang berlangsung 1 hingga 9 Mei 2017 itu.
Dikutip dari laman Russia Beyond the Headlines, medali emas disumbangkan oleh Gerry Windiarto Mohamad Dunda dari SMA MH Thamrin Jakarta. Sementera Ferris Prima Nugraha dari SMAK Penabur Gading Serpong menyumbangkan medali perak.
Lima pelajar lain yang menerima honorable mention adalah Faizal Husmi dari SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan, Andrew Wijaya dari SMA St Angela Bandung, Johanes Suhardjo dari SMAK Frateran Surabaya, Bonfilio Nainggolan dari SMAN 8 Jakarta, dan Irfan Zaky Harlen dari SMAN 8 Jakarta.
Sekretaris Jenderal APhO, Hendra Kwee, mengatakan, generasi Indonesia punya potensi yang sangat besar di bidang sains. Sayangnya, mereka banyak terkendala fasilitas.
Menurut dia, kebanyakan sekolah di Indonesia, terutama di daerah-daerah, tak punya sarana belajar yang memadai. Kondisi ini jauh berbeda dengan sekolah-sekolah di kota besar.
" Akibatnya, siswa-siswa yang menonjol kebanyakan berasal dari kota-kota besar," ujar Hendra, dikutip sebagaimana dari Russia Beyond the Headlines, Jumat 12 Mei 2017.
Hendra pun mendorong adanya sinergisitas antara pemerintah dan pelbagai pihak untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Lebih penting lagi, semua pihak berwenang harus memastikan akses pendidikan dapat dirasakan para generasi muda Indonesia secara merata.
APhO ini diselenggarakan oleh Institut Fisika dan Teknologi Moskow. Sebanyak 23 negara berpartisipasi di ajang ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
