Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Sosok KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tidak bisa dilepaskan dari sejarah Indonesia. Gus Dur, tokoh pemimpin yang cukup dicintai lantaran kecerdasan yang dibarengi dengan kesahajaannya.
Hari ini, Kamis, 7 September 2017, merupakan hari kelahiran tokoh bangsa tersebut. Ada kisah cukup jenaka mengenai hari ulang tahun almarhum kiai karismatik itu.
Dikutip dari merdeka.com, Greg Barton merekam secara jelas tentang kisah jenaka ini, yang dia tuangkan dalam buku Biografi Abdurrahman Wahid. Dalam tulisannya, Barton menyebut sebenarnya tidak ada informasi yang pasti tentang kapan Gus Dur dilahirkan.
Kepada Barton, Gus Dur hanya mengatakan menurut keterangan dari sang ibu, dia dilahirkan pada hari keempat bulan ke delapan. Maksudnya, Gus Dur lahir pada tanggal 4 bulan Sya'ban tahun 1359 H, yang jika dihitung menurut kalender Masehi jatuh pada tanggal 7 September 1940.
Uniknya, Gus Dur sendiri mengakui tanggal lahirnya adalah 4 Agustus 1940. Semua bermula ketika dia mulai belajar di sebuah SD di Jakarta.
Saat itu, Gus Dur mendapat pertanyaan dari gurunya tentang identitasnya.
" Namamu siapa, Nak?" tanya guru.
" Abdurrahman," jawab Gus Dur.
Sang guru bertanya lagi tentang tempat tanggal lahirnya. Gus Dur kecil menjawab, " Jombang..." lalu terdiam sejenak.
" Tanggal empat bulan delapan tahun 1940," kata Gus Dur melanjutkan jawaban.
Ternyata, diamnya Gus Dur karena sedang memikirkan berapa tanggal yang sesuai dengan informasi ibunya. Gus Dur hanya ingat tanggal lahirnya di kalender Hijriyah dan tidak tahu pada tanggal berapa dia dilahirkan menurut sistem kalender Masehi.
Padahal, yang dimaksud Gus Dur adalah tanggal 4 bulan Sya'ban. Tetapi, karena sang guru hanya mengerti kalender Masehi, maka tanggal lahir Gus Dur ditulis 4 Agustus 1940.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang