Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Yang Bisa Menebak Siapa Sosok Ilmuwan Yang Jadi Doodle Google Hari Ini? (Foto: Google)
Dream – Google menampilkan doodle yang menarik hari ini. Seorang pria berkaca mata, gelas ukur, cawan penguap, dan reaksi kimia.
Dari gambar ini, kamu bisa menebak jika tokoh doodle hari ini adalah seorang ilmuwan kimia. Dialah Sir John Conforth.
Google memperingati hari ulang tahun dia yang ke-100 tahun.
Siapa Sir John Conforth?
Dikutip dari Telegraph, Kamis 7 September 2017, pria berdarah Inggris-Australia ini lahir di Sidney, Australia, pada 7 September 1917. John menghabiskan masa kecilnya di Australia. Di Negeri Kangguru ini, John jatuh cinta kepada kimia dan mulai bereksperimen di ruang cuci baju di rumahnya.

Ketika berusia 16 tahun, John mengenyam pendidikan di Sidney University. Saat remaja, dia menjadi seorang yang tuli. Karena tak mampu mendengarkan dosen mengajar, dia memilih bidang studi yang fokus pada pekerjaan laboratorium di kimia organik. Pada tahun 1937, dia lulus, lalu pindah ke Inggris.
Di Inggris, John melanjutkan pendidikannya di University of Oxfotd dan bekerja sebagai seorang profesor di Univeristy of Warwick, Suffolk, dan California.
Pada tahun 1975, John memenangkan penghargaan Nobel di bidang kimia atas risetnya bersama Vladimir Prelog tentang stereokimia reaksi dikatalisis enzim. Dia juga turut bergabung dalam pengembangan antibiotik penisilin. Hasil penelitian tersebut turut membuka pintu bagi penemuan lain. Salah satunya adalah penemuan pengembangan obat penurun kolesterol.
Pada tahun 2014, John meninggal dunia pada usia 96 tahun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya