Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Bulan Suci Ramadan punya cukup banyak gelar. Salah satunya adalah Bulan Alquran. Sebab, di bulan ini Alquran diturunkan ke bumi.
Sehingga, sangatlah tepat jika umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca Alquran ketika Ramadan. Bahkan, mengkhatamkan Alquran sebanyak mungkin saat Ramadan merupakan tradisi ulama dari masa ke masa.
Seperti disinggung oleh Imam An Nawawi dalam kitabnya Al Adzkar. Menurut Imam An Nawawi, ada sebagian ulama yang punya kebiasaan mengkhatamkan Alquran dalam dua bulan.
Sebagian lain ada yang khatam Alquran sebulan sekali, setiap 10 hari, delapan hari bahkan tujuh hari sekali. Selain itu ada pula yang mengkhatamkan Alquran setiap enam hari sekali, ada yang lima hari sekali, empat hari sekali, namun yang paling banyak setiap tiga hari sekali.
Bahkan banyak pula dari ulama salaf yang mengkhatamkan Alquran selama sehari semalam satu kali, ada pula yang dua kali khataman dalam sehari, tiga kali khataman dalam sehari semalam dan bahkan ada pula dari sebagian mereka yang mampu mengkhatamkan delapan kali dalam kurun waktu sehari semalam.
Yakni empat kali di malam hari dan empat kali di siang hari, di antara ulama yang mampu mengkhatamkan delapan kali itu adalah As Sayyid Al Jalil Ibnul Katib As Sufi ra.
Imam al Jalil Ahmad Addurqi meriwayatkan dari Manshur bin Zadzan bin Abbad At Tabi’i ra. mengatakan, ia sering mengkhatamkan Alquran antara zuhur dan asar, ia pun mampu mengkhatamkan di antara waktu maghrib dan isya'.
Bahkan di bulan Ramadhan, ia mampu mengkhatamkan dua kali khataman antara waktu shalat maghrib dan isya'.
Sungguh menakjubkan, mungkin Allah SWT telah melapangkan waktu untuk beliau sehingga mampu mengkhatamkan Alquran dalam waktu yang singkat menurut orang awam.
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya