Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibtesan Saeed Badhrees (Arab Today)
Dream - Ilmuan fisika asal Arab Saudi, Ibtesan Saeed Badhrees, menerima penghargaan Women Physicist of the Month untuk bulan Agustus 2014 dari Masyarakat Fisika Amerika Serikat (APS). Ilmuwan berhijab asal Arab Saudi ini menjadi perempuan non-Amerika pertama yang menerima penghargaan dari organisasi fisika terbesar ke dua di dunia ini.
" APS telah memilih Dr badhrees sebagai fisikawan perempuan non-Amerika pertama untuk dianugerahi penghargaan Woman Physicist of the Month untuk Agustus 2014 untuk peran memperkaya dan dampak positif terhadap komunitas fisika," ujar pejabat Pusat Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Arab Saudi (KACST) di Riyadh, dikutip laman Arab News, Kamis 21 Agustus 2014.
![]()
Badhrees merupakan ilmuwan terkemuka di KACST. Dia merupakan peneliti fisika partikel eksperimental pada Pusat Nanoteknologi Nasional di Saudi. Selain memberi anugerah ini, APS juga menominasikan Badhrees sebagai wasit untuk poster ilmiah dalam konferensi internasional APS pada bulan April.
Dalam situs resminya, APS menyatakan Badhrees sebagai ilmuwan perempuan yang luar biasa. " Ibtesam Saeed Badhrees, seorang ilmuwan riset terkemuka di bidang fisika partikel eksperimental, tidak hanya meraih gelar berbeda dari New Westminster College, tapi juga perempuan Saudi pertama yang bergelar PhD yang bekerja di Pusat Nasional untuk Metematika dan Fisika di KACST."
Badhrees telah berkecimpung dalam dunia penelitian fisika sejak 2006. Sejak tahun itu dia bahkan telah berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan oleh organisasi Eropa untuk penelitian nuklir. " Dia telah menerbitkan beberapa majalah dan jurnal dan berpartisipasi dalam berbagai wawancara, baik nasional maupun internasional," demikian pernyataan ASP.
Selain penghargaan ini, Bardhees juga telah menerima berbagai penghargaan lainnya. Antara lain penghargaan misi kebudayaan Arab Saudi yang diterima pada tahun 1996, 1997, dan 2007.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya