Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bermaksiat merupakan perbuatan yang hina lagi keji. Perbuatan ini dilarang dalam Islam dan diancam dengan azab sangat pedih.
Tidak hanya di akhirat kelak. Azab dapat pula dialami pelaku maksiat saat masih hidup di dunia.
Pedihnya azab ini tercantum dalam kisah seorang ulama sufi di Basrah, Mansur bin Ammar. Kisah itu mengenai salah satu kawan dari sang ulama.
Suatu hari, Mansur terputus kabar dengan temannya itu. Orang-orang memberitahu sang ulama bahwa temannya sedang sakit.
Mansur pun menyempatkan diri menjenguk sang kawan di rumahnya. Anak perempuan temannya memberitahu Mansur, sang ayah tengah berbaring di kamar.
Mansur menyaksikan wajah kawannya menghitam. Matanya menangis dan bibirnya bengkak.
" Wahai saudaraku, perbanyaklah berkata laa ilaaha illallah," kata Mansur.
Pria itu membuka mata dan menatap Mansur dengan tajam, lalu tak sadarkan diri. Mansur pun mengulangi perkataannya sebanyak tiga kali, hingga kawannya tersadar.
" Wahai Mansur, aku telah terhalang dari kalimat itu. Lidahku kelu tidak mampu mengucapkannya," kata pria tersebut.
(ism)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya