Para Istri, Ini 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan kepada Suami

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 22 Februari 2018 16:00
Para Istri, Ini 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan kepada Suami
Istri punya kewajiban kepada suami dan harus dipenuhi.

Dream - Ketika ijab kabul sudah selesai diucapkan, maka tanggung jawab seorang wanita ada pada suaminya. Istri dianjurkan patuh terhadap suami selama yang diperintahkan tidak melanggar syariat.

Sayangnya, ada banyak istri yang ternyata tidak memenuhi kewajibannya terhadap suami. Dianggap sepele, padahal kewajiban itu berdampak besar bagi kehidupan rumah tangganya.

Para istri sangat tidak dibolehkan untuk melakukan tiga hal ini kepada suaminya. Jika dilanggar, perbuatan ini dapat menjerumuskan seorang istri ke dalam api neraka.

Pertama, tidak mematuhi suami tanpa alasan yang dibenarkan secara syar'i. Seorang istri hanya boleh menolak perintah suaminya jika disuruh untuk melakukan sesuatu yang melanggar aturan agama ataupun norma.

Dalam hadis riwayat Ahmad dan Thabrani, Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " Apabila seorang istri telah mendirikan sholat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya, masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki."

Ke dua, menolak atau menunda permintaan suami untuk berhubungan intim. Jika hal ini dilakukan, seorang istri akan mendapatkan laknat dari para malaikat.

Hal ini tertuang dalam hadis riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, An Nasai, Al Baihaqi, dan Ad Darimi, dari Abu Hurairah RA.

" Apabila seorang suami mengajak istri ke tempat tidur (untuk berjima’), dan istri menolak (sehingga membuat suaminya murka), maka si istri akan dilaknat oleh malaikat hingga (waktu) subuh."

Ke tiga, menghabiskan harta suami. Sifat yang terbaik bagi seorang istri adalah kikir. Dengan begitu, dia bisa menjaga harta suaminya dengan baik.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Ali bin Abi Thalib RA.

" Seburuk-buruk sifat bagi kaum laki laki itu adalah sebaik-baik sifat bagi kaum perempuan yaitu kikir dan bersikap keras dan takut. Karena sesungguhnya perempuan itu jika kikir, maka ia memelihara harta suaminya dan jika bersikap keras, maka ia menjaga diri dari berbicara kepada setiap orang dengan perkataan yang halus (mesra) yang menimbulkan sangkaan yang buruk, dan jika penakut, maka ia takut dari segala sesuatu, oleh karena itu ia tidak berani keluar dari rumahnya dan ia menjauhi tempat-tempat yang menimbulkan kecurigaan yang buruk karena takut kepada suaminya."

Selengkapnya...

Beri Komentar