Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Manal Kaseem (News.com.au)
Dream - Sebuah aksi simpatik dilakukan oleh Manal Kaseem. Perempuan itu mendatangi Lindt Cafe, lokasi yang pekan lalu dijadikan tempat penyanderaan oleh Man Haron Monis.
Pada Sabtu yang lalu, perempuan 23 tahun asal Punchbowl, pinggiran Sydney, Australia, itu datang meletakkan untaian bunga sebagai ungkapan bela sungkawa bagi korban penyanderaan tersebut.
Perihal peletakan bunga sudah biasa. Sebab, di lokasi itu untaian bunga duka cita sudah menumpuk. Ratusan dan bahkan ribuan orang telah datang ke lokasi itu dan meletakkan bunga sebagai ungkapan duka cita.
Namun berbeda dengan Kaseem. Dia datang ke lokasi itu dengan berbusana pengantin. Gaun putih lengkap dengan hijab. Dan yang dia letakkan sebagai ucapan duka cita itu adalah bunga perkawinannya.
Aksi yang dilakukan akhir pekan lalu itu menyedot perhatian warga yang berkunjung ke sana. Semua orang bertepuk tangan setelah Kaseem yang didampingi pengantin prianya, Mahmod Homaisi, selesai meletakkan bunga itu.

Foto aksi ini juga menyebar ke dunia maya. Pengguna media sosial Twitter ramai membicarakan aksi simpatik ini. Aksi pujian pun berdatangan untuk pengantin Muslimah tersebut.
Kaseem sebelumnya memang memilih Kota Sydney sebagai tempat sesi pemotretan pernikahannya. Namun rencana itu dia batalkan karena aksi penyanderaan itu. Dan dia lebih memilih memberikan untaian bunga itu sebagai ungkapan duka cita, daripada sekadar melemparkannya untuk diperebutkan oleh sahabat-sahabatnya.
“ Dia akan membatalkan [pemotretan] karena dia tidak ingin dihakimi karena merayakan pernikahannya sementara orang lain diteror,” kata Dina Kheir, perencana pernikahan Kaseem, sebagaimana dikutip dari News.com.au, Senin 22 Desember 2014.
“ Tapi dia membuat prioritas untuk mengunjungi situs memorial sebagai start pertama. Dia melakukannya untuk menghormati negaranya, yang suatu hari akan menjadi negara anak dan cucunya,” tambah Kheir.
Dalam aksi penyanderaan itu, dua warga tewas. Mereka adalah Katrina Dawson (38) dan Tori Johnson (34), manajer Lindt Cafe. Polisi kemudian menembak mati Man Haron Monis yang telah melakukan penyanderaan lebih dari 16 jam.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam